SDN Sukorejo 01 Gondanglegi, bertekad ikut mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana tujuan negara Indonesia!

Selasa, 29 November 2011

Upacara HUT KORPRI ,Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1251 dan Hari Kesehatan Nasional

Stadion Kanjuruhan Kepanjen Malang Selasa, 29 November 2011 dipenuhi oleh seluruh Pegawai Negeri Sipil di wilayah Kabupaten Malang dalam rangka melaksanakan upacara memperingati HUT Korpri ke-40, Hari jadi Kabupaten Malang ke 1251, dan Hari Kesehatan Nasional ke-47.
Hari jadi merupakan peristiwa bersejarah yang patut diperingati sebagai refleksi terwujudnya idealisme, harapan, kesehatan dan keselamatan dalam menapak hari depan yg lebih baik serta menjadikan momentum refleksi diri untuk menuju hari depan yang lebih baik.
Tema hari jadi Kabupaten Malang: Dengan hari jadi Kabupaten Malang ke-1251 kita wujudkan masyarakat Kabupten Malang yang MADEP MANTEB demi terwujudnya SATAGAMA KARTARAHARJA.
Bersama ini Bupati Malang H. Rendra Kresna selaku inspektur upacara dalam amanatnya mengajak seluruh unsur masyarakat kabupaten Malang untuk mengoptimalkan potensi diri, bersama-sama membangun membangun Kabupaten Malang dengan kreatif dan inovatif untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Malang yang kompetitif, tentrem, gemah ripah loh jinawi, kalis ing sambikala.
Dalam Peringatan Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1251 bertepatan dengan peringatan HUT KORPRI ke-40 dengan tema “Dengan semangat HUT ke-40 KORPRI Kita Tingkatkan Pembinaan Jiwa Korp Pegawai Republik Indonesia dalam Ke-Bhinnekaa-an guna Memperkokoh Persatuan dan Kesatuan NKRI Mendukung Keberhasilan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi”.
Dalam kesempatan ini pula, diperingati Hari Kesehatan Nasional ke-47  dengan tema: “Indonesia Cinta Sehat”, yang mengandung makna masyarakat Indonesia cinta lingkungan sehat dan memiliki kemudahan akses kesehatan.
Pada akhir upacara dilanjutkan dengan Penyerahan Anugerah Citra Pelayanan Prima Tingkat Pratama Tahun 2011, dan penyerahan penghargaan terhadap Desa “Open Dedication Prime” yaitu Desa yang bersanitasi berbasis masyarakat, dan penyerahan sepuluh panji-panji keberhasilan pembangunan selama satu tahun kepada kecamatan-kecamatan  sebagai penghargaan keberhasilan dalam pembangunan di bidang pendidikan, seni budaya, partisipasi masyarakat, pertanian dan ketahanan pangan, ketertiban kebersihan dan keindahan lingkungan hidup, kesehatan, keluarga berencana, dan bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Yang diraih oleh kecamatan-kecamatan sebagai berikut:
  • Juara I bidang pemberdayaan lingkungan dan pemberdayaan anak Kecamatan Tajinan.
  • Juara I bidang Keluarga Berencana diperoleh oleh Kecamatan Lawang.
  • Juara I bidang UMKM diperoleh oleh Kecamatan Ngantang.
  • Juara I bidang Lingkungan Hidup diperoleh oleh Kecamatan Karangplasa.
  • Juara I bidang Kesehatan diperoleh oleh Kecamatan Ngajum.
  • Juara I bidang Seni Budaya diperoleh oleh Kecamatan Tumpang.
  • Juara I bidang Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan oleh Kecamatan Kepanjen.
  • Juara I bidang Kepemimpinan oleh Kecamatan Kepanjen.
  • Juara I bidang pendidikan, bidang partisipasi masyarakat, dan bidang pertanian dan ketahanan pangan diperoleh Kecamatan Dau. Kecamatan Dau sekaligus memperoleh tropi Juara Umum.
Diumumkan pula 3 kecamatan dengan peraih peringkat terendah dan diberi panji-panji berwarna hitam, ketiga kecamatan tersebut adalah:
Kecamatan Jabung, Kecamatan Wonosari, dan Kecamatan Kasembon.
Bersama ini juga diumumkan bahwa Kabupaten Malang meraih “Piala Abdibaktitani” Pelayanan Publik Bidang Pertanian Th. 2011 TK.Nasional.
Upacara ditutup dengan penampilan pasukan defile dari perwakilan instansi-instansi di bawah pemerintah Kabupaten Malang.

Sabtu, 26 November 2011

FKKS Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Malang ke 1251

sdn.Sukorejo 1- Ribuan masyarakat kab Malang memadati Jalan Raya Panji, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Pa Sabtu (26/11/2011) siang ini, arus lalu-lintas yang masuk jalan protokol itu terpaksa ditutup. Pasalnya, sudah sejak pagi, iring-iringan kirab budaya memperingati Hari Jadi Kabupaten Malang ke 1251, akan menggunakan jalan raya untuk pawai budaya.

Mengambil start di depan Gedung DPRD Jalan Panji, iring-iringan kirab akan finish di Stadion Kanjuruhan. Berjarak satu kilo lebih, seluruh badan jalan siang ini nampak dipenuhi masyarakat untuk menyaksikan jalannya kirab budaya. Berbeda dengan kirab-kirab sebelumnya, Hari Jadi Kabupaten Malang ini akan dimeriahkan dengan Festival Kesenian Kawasan Selatan (FKKS).

Perheletan dengan merangkul Pemprov Jatim itu, berencana akan dijadikan agenda bergilir untuk memperkenalkan potensi kesenian berikut masyarakat pesisir selatan. "FKKS adalah wujud majemuknya kesenian di Jatim. Dalam pagelaran ini, kami memberikan apresiasi pada kreator untuk menciptakan karya dengan kemasan modern tanpa melupakan makna dari tradisi kesenian itu sendiri," terang Jarianto, MSI, Kepala Dinas Pariwisata Jatim,

FKKS akan menampilkan sejumlah kreasi dari 8 Kabupaten di Jatim. Diantaranya adalah Jember, Banyuwangi, Pacitan dan Trenggalek.Tulungagung Blitar dan Lumajang Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Jatim, Hadi Prasetyo mengungkapkan, kawasan selatan Jawa timur punya banyak keunggulan dan kelebihan. "Jatim ditunjuk pemerintah pusat sebagai pelopor pembangunan Indonesia bagian timur,"

Dijelaskan oleh Hadi Prasetyo,  potensi yang sangat besar dari pesisir selatan Jatim itulah, yang kemudian banyak dilirik investor. Mereka, sangat paham akan kandungan potensi yang ada. 20 tahun mendatang, kesenian di pesisir selatan akan sangat maju dan kreatif. Sehingga, kesenian menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan percepatan pembangunan di kawasan selatan.

Terpisah, Bupati Malang Rendra Kresna optimis kawasan Malang Selatan, akan menjadi sentra ekonomi yang maju dikemudian hari. Pengelolaan akan potensi yang tepat, akan menambah kemakmuran masyarakat Kabupaten Malang. "Wilayah selatan punya sumber daya alam sangat besar. Baik dari sektor pariwisata dan sumber daya lautnya sangat besar. Ini harus dikembangkan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
                                                                                                                     

Sabtu, 05 November 2011

Hari Raya Qurban


 Satu hari jelang hari raya Idul Adha, para pedagang hewan kurban di Pasar  Gondanglegi  Malang, terus dibanjiri calon pembeli. Penjualan diperkirakan mencapai puncaknya siang  ini, Sabtu (5/11).

Pemantauan kami di pasar hewan kurban di sepanjang jalan pasar hewan Gondanglegi, para pedagang hewan kurban tampak sibuk melayani calon pembeli hewan kurban. Para pedagang mengaku penjualan tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu.

Untuk kambing yang dijual umumnya berasal dari Tulungagung , Trenggalek ,Blitar Jawa Timur. Kambing kacang merupakan jenis kambing paling banyak diminati pembeli. Kambing jenis ini dihargai rata-rata Rp1,3 juta. Kambing ettawa yang berharga Rp4 juta ke atas, penjualannya juga meningkat hingga 30 persen.

Sementara untuk sapi di pasar Hewan Gondanglegi juga mengalami, peningkatan penjualan sudah terjadi sejak 2 hari yang lalu. demikian  dikatakan oleh  penjual hewan yang berasal dari desa Sukorejo Gondanglegi mengaku dari total 45 sapi miliknya, sebagian besar telah laku terjual. Kini tinggal tersisa beberapa  ekor saja ,
 

Tari Merak dlm acara perpisahan klas 6 th 2009/2010

Tari Merak dlm acara perpisahan klas 6 th 2009/2010

Followers

Site Info

Jln Pahlawan No 2 Sukorejo Gondanglegi Malang Jatim
Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template Vector by DaPino