SDN Sukorejo 01 Gondanglegi, bertekad ikut mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana tujuan negara Indonesia!

Jumat, 06 Juli 2018

Faktor-faktor Kenakalan Remaja Jaman "Now!"

Kenakalan remaja. What do you know about juvenile delinquency? Kenakalan remaja adalah suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan, atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja atau transisi masa anak-anak ke dewasa. Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja.
Ada banyak faktor-faktor penyebab kenakalan remaja jaman sekarang. Diantaranya ada faktor internal dan eksternal. Faktor internal yakni dari diri sendiri dan lingkungan keluarga. Kebanyakan faktor internal ini meliputi orang tua yang broken home, kurang perhatian dan kasih sayang dari orang tua . Sehingga itu menjadi alasan anak nakal karena untuk mendapatkan perhatian dari orang tua . Banyaknya kasus-kasus kenakalan remaja saat ini tidak mendapat perhatian dari masyarakat. Kebanyakan masyarakat saat ini acuh terhadap kasus-kasus kenakalan yang dilakukan remaja saat ini. Kurangnya kepedulian sosial dan tingkat individual yang tinggi membuat seseorang acuh terhadap lingkungan sekitar.
 Berikut pemaparan dari faktor internal yang diatas:
1. Faktor Pribadi
Tidak luput semua kenakalan itu terjadi akibat kondisi diri yang kurang mapan, seperti berikut ini :
  • Rendahnya mental dan emosional akan pentingnya moralitas, sehingga tentu saja mengakibatkan anak lebih mudah terpengaruh dan jatuh tindakan-tindakan asusila. Ini seperti kurangnya rasa kasih sayang, tanggung jawab, pendendam, sombong, dan semua hal yang tidak mencerminkan sikap moral baik pada diri.
  • Stress dan depresi, ini juga membuat remaja terpengaruh ajakan teman atau melakukan keinginan untuk menghibur hati, bahkan dengan melakukan tindakan yang kurang pantas dalam bersosial.
  • Ingin tahu dan coba-coba, katakanlah ini seperti minuman keras, narkoba, dan sex, mungkin coba-coba adalah alasan awal tetapi tidak sadar bahwa semua hal itu membuat candu.
  • Tidak memikirkan akibat ke depannya, remaja memang suka foya-foya tanpa memikirkan masa depan dan akibat yang akan ditanggung.
2. Faktor Keluarga
Keluarga juga menjadi peran penting untuk membina kualitas moral pada diri, khususnya remaja. Adapun faktor keluarga yang bisa menyebabkan kenakalan remaja adalah sebagai berikut :
  • Terlalu memanjakan anak, ini sama halnya membuat anak tidak mandiri dan kurang tanggung jawab.
  • Pendidikan keras terhadap anak, ini bisa saja menyebabkan mental anak selalu tertekan dan suatu saat mereka bisa memberontak.
  • Kurangnya perhatian dan kasih sayang orang tua kepada anak.
  • Orang tua sering bertengkar atau bahkan sampai cerai, ini menyebabkan anak stress, gelisah, cemas, dan tidak betah di rumah.
Sedangkan faktor eksternal yakni bisa dari lingkungan, sosial pergaulan, teknologi yang semakin maju dan budaya. Orang tua sudah seharusnya lebih selektif untuk dapat membedakan mana yang positif dan mana yang negatif untuk perkembangan anaknya. Dengan sapa anaknya bergaul, dimana tempat anaknya main, dan apa saja yang dilakukan anak bersama temannya. Itu orang tua harus tahu karena itu sangat penting untuk perkembangan sang anak.
  • Faktor Lingkungan
Faktor lingkungan ini mencakup tempat tinggal dan kondisi masyarakat. Jika bertempat tinggal di wilayah religi, tentu saja anak akan melakukan kegiatan dan budaya yang berbau religi, begitu juga sebaliknya.
  • Faktor Sosial Pergaulan
Teman bergaul sangat mempengaruhi moral seseorang, karena teman yang baik akan menularkan sesuatu yang baik, sedangkan teman yang buruk akan menularkan sesuatu yang buruk.
  • Faktor Teknologi yang Semakin Maju
Teknologi manusia yang semakin berkembang memang sangat membantu manusia dalam kehidupan sehari-hari. Memang banyak segi positifnya, tetapi juga ada segi negatifnya, ini tergantung dari bagaimana seseorang menyikapinya. Salah satu contoh sisi negatifnya di sini adalah internet dan teknologi mobile, di mana keduanya memfasilitasi pembukaan dan pendownloadan pornografi dan pornoaksi, memperbesar peluang penipuan.

4.     Faktor Budaya
Perlu diketahui bahwa budaya Indonesia sudah tercampuri dari sekian banyak budaya luar, ada kalanya budaya itu baik, dan ada kalanya budaya itu buruk. Tetapi mau tidak mau budaya-budaya itu sudah melekat di masyarakat Indonesia sendiri.
 Itulah beberapa faktor-faktor penyebab kenakalan remaja jaman sekarang. Semoga bermanfaat.

Senin, 08 Januari 2018

7 Manfaat Jahe untuk Kesehatan dan Kecantikan

7 Manfaat Jahe Untuk Kesehatan dan Kecantikan Jahe merupakan jenis tanaman herbal yang sudah sangat terpercaya, khususnya oleh masyarakat Indonesia. Hal ini dapat terlihat pada olahan jahe yang biasa dinikmati sebagai minuman penghangat disaat cuaca dingin. Bahkan sifat jahe yang dapat menghangatkan badan ini, telah banyak digunakan oleh produsen obat-obatan yang mengatasnamakan jahe sebagai bahan racikan di dalam obat-obatan tersebut. Sejumlah manfaat jahe kami rangkum berikut ini. Manfaat Jahe Untuk Kesehatan Sebagai tanaman herbal, jahe menyimpan macam-macam zat yang baik bagi tubuh. Berikut ini adalah diantaranya :
1. Menghangatkan tubuh Sifat jahe yang hangat dapat membantu meningkatkan suhu tubuh. Sejenis minuman yang sering dinikmati yaitu wedang jahe ini, memang sudah menjadi konsumsi wajib bagi penduduk daerah pegunungan. Selain itu jahe, juga memiliki anti virus dan anti toksin dengan membantu mempromosikan keringat yang dapat membantu mengobati batuk dan masuk angin. 2. Pencegahan Timbulnya Kanker Ekstrak jahe ternyata dapat menekan pertumbuhan beberapa sel kanker, seperti mencegah penyebaran gejala kanker kulit,pankreas,kanker ginjal dan gejala kanker patu-paru. 3. Mengatasi Masalah Pernafasan Masalah pernafasan yang paling umum diderita adalah batuk atau pilek. Jahe termasuk jenis ekspektoran alami yang berfungsi dalam melegakan sistem pernafasan, dengan yang memecah dan menghilangkan lendir (dahak) dapat dengan mudah keluar dan memulihkan sistem pernafasan seperti sedia kala. 4. Melancarkan Pencernaan Mungkin pada awalnya kita berfikir hanya manfaat buah-buahan saja yang dapat berguna bagi masalah pencernaan. Saat ada acara-acara perayaan, mungkin kita memakan banyak makanan. Pilihlah minuman jahe yang dapat membantu kelancaran pembuangan sisa makanan. Jahe membantu penyerapan makanan dan mencegah kemungkinan sakit perut, karena sifatnya yang mengurangi peradangan. 5. Mengatasi Memar dan Rasa Nyeri Ketika tubuh mengalami sebuah benturan benda tumpul, terkadang menyebabkan memar. Senyawa di dalam sari jahe merupakan anti inflamasi, dapat digunakan untuk meredakan nyeri secara alami akibat benturan tersebut. Manfaat jahe dengan kandungan anti inflamasi juga dapat mengurangi nyeri pada gejala penyakit rematik Manfaat Jahe Perawatan Kecantikan Jahe ternyata juga mampu memberikan manfaatnya untuk kecantikan. Beberapa tipsnya, dapat kita simak dibawah ini : 6. Mengatasi Kulit Berminyak

Selasa, 04 Oktober 2016

Mengapa banyak orang ingin menjadi PNS?

Siapa bilang menjadi PNS itu tidak menyenangkan, kenyataaan telah membuktikan bahwa minat menjadi PNS semakin bertambah, karena dengan menjadi PNS anda akan mempunyai keuntungan :
  • Keamanan Jaminan Kerja, karena diangkat dengan SK Menteri, Gubernur, Walikota atau Bupati.
  • Gaji Pasti dan Tinggi, ada gaji pokok dan berbagai macam jenis tunjangan
  • Lupakan PHK? ... pernah dengar PNS di PHK, jarang sekali kecuali anda melakukan kesalahan-kesalahan berat.
  • Punya Jenjang Jabatan yang Jelas.
  • Promosi Jabatan. dari Kepala Seksi hingga Dirjen, bahkan Menteri.
  • Kuliah dan Training gratis dari pemerintah, baik dari S1 sampai S3.
  • Pensiun Dijamin.
  • dan banyak lagi

Menjadi Pegawai Negeri Itu Tidak Mudah,
Persaingannya Ketat!!

Benar persaingannya memang ketat, bayangkan Lowongan CPNS yang hanya diperuntukan oleh puluhan orang tetapi di lamar oleh ratusan bahkan ribuan orang . Tetapi tahukan anda bahwa ternyata kesempatan untuk jadi PNS justru tetap besar. Kenapa demikian? karena kenyataannya adalah 85% orang yang mendaftar menjadi CPNS tidak dibekali persiapan yang matang

Selasa, 16 Juni 2015

Temu Kangen SD Negeri Sukorejo 01 Gondanglegi 15 Juni 2015

Mungkin ada diantara teman-teman kita yang bertanya, “Apa sih pentingnya Temu Kangen”, pastinya alamat susah nih untuk menjelaskan satu demi satu kepada masing-masing orang. Nah...... untung kita punya web ini, mudah-mudahan dapat menjadi media informasi dan juga pencerahan bagi teman-teman kita yang lain. Temu Kangen Temu Kangen itu berasal dari 2 kata, yaitu “Temu” yang artinya Jumpa dan “ Kangen” yang artinya Rindu . Jadi jika digabung maka bisa diartikan “ Jumpa dalam Kerinduan”. Tujuannya adalah berkumpulnya kembali dengan teman, rekan, saudara, bahkan keluarga yang mungkin sudah lama tidak bertemu. Terus apa donk tujuan dari Temu Kangen tersebut???? Berikut ini ada sedikit bahasan dari Admin, mungkin ada pendapat berbeda dari teman-teman, tapi it's okay donkk, kalo semua dimasukin jadi banyak kaya novel ntar jadinya.. hehee.. 1. Jalin Silaturahmi Dengan temu kangen kita bisa menjalin kembali hubungan kita dengan teman seperjuangan dulu. Kita bisa mengetahui kabar mereka, di mana mereka tinggal, di mana mereka kerja, dan bagaimana keadaan mereka saat ini. Bisa juga jadi ajang saling memaafkan kalo dulu masih punya salah sama orang lain.. Haruss donkk.. hehee.. 2. Nostalgia Temu kangen juga bisa jadi ajang untuk mengingat kembali semua kenangan, suka duka, tawa canda, tangis haru, macam-macam lahh, ga bisa disebutin satu per satu.. hihii.. Dan pastinya bisa menjadi hal yang menyenangkan bisa mengingat masa-masa sekolah, tiada masa paling indah, masa-masa di sekolah, kaya lagu “Kisah Kasih di Sekolah” itu lohh.. hehee.. 3. Networking Dengan temu kangen kita bisa saling bertukar informasi tentang disiplin pekerjaan yang digeluti oleh teman-teman kita. Dengan demikian kita dapat saling menghubungi jika ada peluang bisnis sekarang ataupun nanti. Untuk yang belum berhasil, sapa tau ada teman baik kita yang bisa membantu untuk meniti karir lebih baikk.. Iyaa nggak..?? 4. Intermezzo Dengan temu kangen ini, pada akhirnya kita memberikan kesempatan menghibur diri kita sendiri. Sedikit senyuman atau bahkan celaan dan canda tawa yang dulu pernah hadir, pasti akan hadir kembali di temu kangen ini. Yang pastinya,, kita akan pulang dengan senyuman dan semangat baru untuk menata kembali kehidupan kita agar menjadi lebih baikk.. Tetap Semangatttt!!!! Yah yang namanya hidup ada kalanya kita di atas dan terkadang di bawah, tapi ga perlu karena hal itu kita jadi berkecil hati. Tuhan pasti punya rencana terbaik untuk kita, mungkin ga sekarang tapi nanti, asalkan kita mau berusaha, ga menyerah, n pastinya berdoa. Dan satu yang terpenting juga, tetaplah menjadi diri kita sendiri, Akhir kata.. mari kita semua, Bapak/Ibu Guru, semua alumni SD Negeri Sukorejo 01 Gondanglegi Malang kita sukseskan acara ini dan kita perkuat jalinan persaudaraan serta persahabatan sebagai Alumni SD Negeri Sukorejo 01 Gondanglegi untuk menjadikan sekolah kita ini tetap menjadi Sekolah Terbaik di Malang dan Terima kasih yang tak terhingga buat Haris Pratama Mahasiswa Univeesitas Brawijaya Malang selaku Koordinator Acara dan Rekan rekan Dari UMM .Unisma dan yang lainnya ..

Senin, 09 Juni 2014

22 Poin Penting Berkaitan dgn beberapa Perubahan Yg Menjadi Substansi Utama Kurikulum 2013

Berbicara tentang substansi Kurikulum 2013 sebagai sebuah kurikulum baru yang akan diterapkan pada awal tahun pelajaran 2013-2014, secara umum bukanlah merupakan sebuah desain atau produk baru perangkat mata pelajaran atau program pendidikan bagi dunia pendidikan kita, dengan kata lain bahwa konsep yang ditawarkan oleh Kurikulum 2013, pernah dan telah diterapkan pada Kurikulum pendahulunya seperti KBK/KTSP bahkan kurikulum-kurikulum sebelumnya. Di Kurikulum KTSP bahkan kita disuguhi berbagai macam pendekatan dan metode pembelajaran mutakhir yang pada intinya pembelajaran yang berpusat pada siswa (Student center), misal pembelajaran konstruktivisme, Pembelajaran Kontekstual, Quantum Learning, Problem Based Learning, Pembelajaran Inkuiri, Pembelajaran kooperatif, dan lain sebagainya. Kembali pembahasan tentang kurikulum 2013, berikut ini akan disajikan 22 point penting substansi utama Kurikulum 2013 di tingkat SMP berdasarkan draft Pengembangan Kurikulum 2013: Kompetensi lulusan: Adanya peningkatan dan keseimbangan soft skills dan hard skills yang meliputi aspek kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Analisanya bahwa dalam draft kurikulum 2013, nampak jelas bahwa dari tiga domain pendidikan yang ada, secara tegas terlihat adanya penekanan perhatian terhadap peningkatan proporsi 2 domain yang selama ini kurang berkembang dalam diri siswa yaitu domain afektif dan domain psikomotorik. Analisa ini sekaligus diperkuat pada cara pengetikan domain kognitif dalam draft bahan uji publik kurikulum 2013, yang sengaja diletakkan dibelakan kedua domain ini. Ini berarti bahwa kurikulum 2013 secara serius mengupayakan perubahan keseimbangan proporsi pengembangan ketiga domain tersebut dalam pembelajaran. Kedudukan mata pelajaran: Kompetensi yang semula diturunkan dari mata pelajaran berubah menjadi mata pelajaran dikembangkan dari kompetensi. Jumlah mata pelajaran dari 12 menjadi 10. Dalam hal ini mata pelajaran TIK, Muatan Lokal, dan “Pengembangan Diri” diintegrasikan ke dalam mata pelajaran dan kegiatan lain. Sehingga tidak lagi ditemukan di struktur kurikulum 2013, sementara itu dimunculkan satu mata pelajaran baru dengan nama Prakarya. TIK menjadi media semua mata pelajaran. Hal ini menjelaskan bahwa mata pelajaran TIK sesungguhnya tidak “dilenyapkan” seperti kekhawatiran beberapa pihak, namun diintegrasikan pada setiap pelajaran pada saat setiap guru menyajikan pembelajarannya. Kendala yang bisa muncul disini adalah faktor rendahnya kemampuan guru dalam memanfaatkan ICT dan kekurangtersediaannya fasilitas ICT di sekolah. Mata pelajaran Muatan lokal, bisa terintegrasi ke dalam mata pelajaran Penjasorkes, Seni budaya, dan Prakarya dan Budidaya. IPA dan IPS masing-masing tetap diajarkan secara terpadu. IPA dan IPS dikembangkan sebagai mata pelajaran integrative science dan integrative social studies, bukan sebagai pendidikan disiplin ilmu. Keduanya sebagai pendidikan berorientasi aplikatif, pengembangan kemampuan berpikir, kemampuan belajar, rasa ingin tahu, dan pembangunan sikap peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan alam dan sosial. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) menjadi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Bahasa Inggris diajarkan untuk membentuk keterampilan berbahasa Pengembangan diri terintegrasi pada setiap mata pelajaran dan ekstrakurikuler. Jumlah jam bertambah 6 JP/minggu akibat perubahan pendekatan pembelajaran. Jumlah jam pelajaran per minggu yang tadinya 32 jam/minggu menjadi 38 jam/minggu. Hal ini diartikan bahwa beberapa mata pelajaran ditambahkan masing-masing 1 (satu) jam pelajaran perminggunya meliputi Pendidikan Agama menjadi 3 jam, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan menjadi 3 jam, Bahasa Indonesia menjadi 5 jam, Matematika menjadi 5 jam, Seni Budaya menjadi 3 jam, dan Penjasorkes menjadi 3 jam. Hal ini ditujukan untuk memberikan kesempatan yang lebih luas dalam memberikan proporsi yang seimbang antara kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik dalam pembelajaran. Standar Proses yang semula terfokus pada Eksplorasi, Elaborasi, dan Konfirmasi dilengkapi dengan Mengamati, Menanya, Mengolah, Menyajikan, Menyimpulkan, dan Mencipta. Belajar tidak hanya terjadi di ruang kelas, tetapi juga di lingkungan sekolah dan masyarakat dan guru bukan satu-satunya sumber belajar. Sikap tidak diajarkan secara verbal, tetapi melalui contoh dan teladan Pergeseran dari penilain melalui tes (mengukur kompetensi pengetahuan berdasarkan hasil saja), menuju penilaian otentik (mengukur semua kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan berdasarkan proses dan hasil). Pertanyaanya, model daftar nilai dan Nilai Laporan Siswa (Raport) apakah turut berubah untuk mengakomodasi semua aspek penilaian autentik. Memperkuat PAP (Penilaian Acuan Patokan) yaitu pencapaian hasil belajar didasarkan pada posisi skor yang diperolehnya terhadap skor ideal (maksimal) Penilaian tidak hanya pada level KD, tetapi juga kompetensi inti dan SKL Mendorong pemanfaatan portofolio yang dibuat siswa sebagai instrumen utama penilaian Ektrakurikuler terdiri atas yaitu Pramuka (wajib), OSIS, UKS, PMR, Dll Domain Sikap meliputi memiliki perilaku yang mencerminkan sikap orang beriman, berakhlak mulia, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya Domain Keterampilan meliputi: memiliki kemampuan pikir dan tindak yang efektif dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkret sesuai dengan yang dipelajari di sekolah Domain Pengetahuan meliputi: memiliki pengetahuan faktual, konseptual dan prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, humaniora, dengan wawasan kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian yang tampak mata Menggunakan pendekatan sains dalam proses pembelajaran (mengamati, menanya, mencoba, mengolah, menyajikan, menyimpulkan, mencipta) untuk semua mata pelajaran Adapun di kemudian hari terjadi perubahan sebagai tindak lanjut dari diskusi dan masukan terhadap point-point tersebut maka informasi yang saya sampaikan sifatnya menyesuaikan dengan informasi teraktual. Semoga bermanfaat.

Minggu, 04 Mei 2014

1.064.105 SK PENCAIRAN TPG TELAH DITERBITKAN OLEH KEMENDIKBUD

1.064.105 SK PENCAIRAN TPG TELAH DITERBITKAN OLEH KEMENDIKBUD seseorang guru bisa dikatakan Layak atau tidaknya mendapatkan SK Tunjangan Profesi Guru, semua itu dilihat dari kelengkapan persyaratannya. beberapa alasan yang menyebabkan seseorang tidak memperoleh SK Tunjangan Profesi Guru : 1. karena telah pensiun atau meninggal dunia, 2. tidak memenuhi kewajiban 24 jam mengajar, 3. beralih ke jabatan struktural, 4. guru tidak tetap, 5. rasio guru dan siswa di sekolah normal kurang dari satu kelas 20 siswa. Persyaratan untuk tunjangan profesi bisa disalurkan, pertama kalau dia sudah ditetapkan berhak mendapatkan TPG dalam bentuk SK,” Muhamad Nuh sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah menerbitkan sebanyak 1.064.105 SK pencairan tunjangan profesi guru (TPG), terhitung 24 April 2014. Jumlah tersebut sebanding dengan 85,30 persen dari total pemilik sertifikat yaitu 1.247.537 guru. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, dengan terbitnya SK pencairan tersebut, ditambah dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) dan surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri), kabupaten/kota sudah dapat menyalurkan TPG kepada para guru. “Itulah payung dari kabupaten/kota unutk mencairkan TPG, karena anggarannya sudah ngendon di kabupaten kota,” demikian disampaikan Mendikbud pada jumpa pers usai upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), di Kantor Kemdikbud, Jumat (02/05/2014). SK yang telah dikeluarkan oleh Kemdikbud untuk penyaluran TPG PNSD ini terdiri dari : 1. SK untuk guru jenjang PAUD (TK) 2. pendidikan dasar (SD, SMP, SLB) 3. pendidikan menengah (SMA dan SMK) Untuk pemilik sertifikat yang lain (14,70 persen) lainnya, sebagian sedang menunggu proses verifikasi dan sebagian lainnya tidak layak mendapatkan SK. Demikian informasi tentang SK tunjangan Profesi Guru, kami ucapkan selamat bagi rekan-rekan yang telah terbit Sk nya. sumber : http://kemdikbud.go.id/

Kamis, 24 April 2014

Surat Edaran Mendikbud tentang Pembayaran Tunjangan Profesi Reguler Tahun 2014 dan Kurang Bayar Tunjangan Profesi Tahun 2010-2013

Surat Edaran Mendikbud tentang Pembayaran Tunjangan Profesi Reguler Tahun 2014 dan Kurang Bayar Tunjangan Profesi Tahun 2010-2013 Kepada Yth. 1. Saudara Bupati 2. Saudara Walikota di seluruh Indonesia Dengan terbitnya : 1. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 61/PMK.07/2014 tanggal 3 April 2014 Tentang Pedoman Umum dan Alokasi Tunjangan Profesi Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota Tahun Anggaran 2014; 2. Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900/1798/SJ Tanggal 8 April Tahun 2014 Tentang Penyelesaian Pembayaran Tunjangan Profesi Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah (TPG PNSD); 3. Juknis Penyaluran TPG PNSD Kemdikbud tanggal 4 April 2014; 4. SK TPG PNSD tahun 2014 yang sudah diterbitkan oleh Kemdikbud dan sudah dikirimkan ke Kabupaten dan Kota; 5. SK Kurang Bayar TPG PNSD tahun 2010–2013 yang sudah diterbitkan oleh Kemdikbud merujuk hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta sudah dikirimkan ke Kabupaten dan Kota; bersama ini disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota untuk segera menyalurkan TPG PNSD triwulan I tahun 2014 dan kurang bayar tahun 2010-2013 paling lambat tanggal 30 April 2014. Bupati/Walikota melaporkan pembayaran TPG PNSD triwulan tersebut kepada Menteri Keuangan paling lambat tanggal 5 Mei 2014 dengan tembusan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Menteri Dalam Negeri. Pembayaran TPG bukan PNS, subsidi tunjangan fungsional, tunjangan khusus, dan bantuan peningkatan kualifikasi, dan insentif guru bantu yang disalurkan melalui APBN sudah mulai dibayarkan sejak akhir Maret 2014 melalui nomor rekening masing-masing guru. Untuk guru TK dan kelompok bermain, disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia. Pencairan untuk guru TK dan kelomok bermain dilakukan dengan membawa KTP dan Surat Keterangan dari satuan pendidikan yang memuat NUPTK/NIGB/Nomor Induk Mahasiswa ke BRI terdekat. Untuk guru SD/SMP/SDLB/SMPLB/SLB/pengawas dibayarkan melalui rekening masing-masing. Untuk guru SMA dan SMK, pencairan disalurkan melalui Bank BNI 46 sebagai bank penampung/penyalur. Guru dapat melihat daftar nama penerima TPG PNSD dan atau guru Bukan PNS secara online pada alamat: Jenjang Dikmen : http://ptkdikmen.kemdikbud.go.id Jenjang Dikdas : http://p2tkdikdas.kemdikbud.go.id Jenjang PAUD : http://pptkpaudni.kemdikbud.go.id Atas perhatian dan kerja sama yang baik, kami ucapkan terima kasih.

Selasa, 08 April 2014

Kemdikbud Bertekad Kawal Pembayaran Tunjangan Guru

Jakarta, Kemdikbud --- Pembayaran tunjangan guru triwulan I tahun anggaran 2014 akan dilakukan pada April 2014. Kekurangan pembayaran tunjangan guru pada tahun 2010-2013 juga akan dibayarkan bersamaan dengan pembayaran tunjangan guru triwulan I. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bertekad akan mengawal penyaluran tunjangan guru tersebut untuk memastikan penyaluran berjalan dengan baik dan lancar. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, Kemdikbud akan bekerja sama dengan dua kementerian lain dalam mengawal penyaluran tunjangan guru, yaitu dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan. “Instrumen inspektorat harus melekat dan berjalan. Baik di Kemdikbud, di Kementerian Dalam Negeri, maupun Kementerian Keuangan. Tiga inspektorat ini yang akan mengawal,” katanya saat jumpa pers di Gedung A Kemdikbud, Jakarta, (07/04/2014). Ia menegaskan, jika ada pemerintah daerah yang tidak mencairkan tunjangan guru, sementara semua elemen pencairan tunjangan telah terpenuhi, Kemdikbud akan melaporkannya ke aparat penegak hukum. “Tentu kalau seandainya diduga tidak memiliki niat baik untuk menyalurkan, sedangkan kelengkapan administrasi sudah dipenuhi, penerima sudah jelas, uangnya sudah ada, tapi niat menyalurkan tidak ada, maka kami tidak segan-segan akan melaporkan ke APH, aparat penegak hukum,” tegasnya. Dalam jumpa persnya, Mendikbud juga memberikan informasi alamat Unit Pelayanan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) jika ada pengaduan atau laporan terkait tunjangan guru dan hal lain yang terkait dengan PTK. Untuk PTK PAUDNI, beralamat di Kompleks Kemdikbud Gedung C Lt. 13, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat 10270. Telp. (021) 57974115 Fax. (021) 57974115/57946130. Email: programptkpaudni@yahoo.co.id, tunjangangurutk@yahoo.co.id . Website: http://pptkpaudni.kemdiknas.co.id . Untuk PTK Dikdas beralamat di Kompleks Kemdikbud Gedung C Lt. 19, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat 10270. Telp/Fax. (021) 57853580. Email : p2tk.dikdas@gmail.com, subditprogramp2tkdikdas@gmail.com , Website : http://p2tkdikdas.kemdiknas.go.id. Sedangkan untuk PTK Dikmen beralamat di Kompleks Kemdikbud Gedung D Lt. 12, Jalan Jenderal Sudirman, Pintu Satu Senayan, Jakarta Pusat 10270. Telp/Fax. (021) 57974108, 57974113. Email : ptkdikmen@gmail.com, tunjangandikmen2@yahoo.co.id . Website : http://p2tkdikmen.kemdiknas.go.id. (Desliana Maulipaksi)

Tunjangan Guru Triwulan I dan Kekurangan Pembayaran pada 2010-2013 Segera Dibayar

Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang menjadi payung hukum dalam pembayaran tunjangan guru pegawai negeri sipil daerah (PNSD) tahun anggaran 2014 telah terbit. Penerbitan PMK tersebut dilakukan setelah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengeluarkan hasil audit tentang kekurangan pembayaran tunjangan guru 2010-2013. Dengan terbitnya PMK itu, kekurangan tunjangan guru pada tahun 2010-2013 pun segera dibayar.
PMK No. 61/PMK.07/2014 tentang Pedoman Umum dan Alokasi Tunjangan Profesi Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah kepada Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota Tahun Anggaran 2014 diterbitkan pada 3 April 2014. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, audit BPKP mengenai kekurangan pembayaran tunjangan guru tahun 2010-2013 membutuhkan waktu sekitar empat bulan, sehingga BPKP baru merampungkannya pada akhir Februari lalu, dan akhirnya PMK pun terbit pada awal April kemarin.

/2014/04/tunjangan-guru-triwulan-i-dan.html

Mendikbud, “Dengan adanya PMK diharapkan semakin ada kepastian pembayaran tunjangan. Uangnya ada, persoalan dukungan administrasi ada melalui SK, perintah membayarkan melalui PMK juga ada. Jadi tidak ada alasan bagi (pemerintah) kabupaten dan kota untuk tidak membayarkan (tunjangan guru)”.
Pembayaran tunjangan guru PNSD untuk triwulan pertama akan dilakukan pada bulan April 2014, yaitu pada tanggal 9-14 April 2014 sambil melakukan kelengkapan administrasi seperti SK Penerima Tunjangan. Kekurangan pembayaran tunjangan guru tahun 2010-2013 pun akan dibayarkan pada triwulan I.
Mendikbud menambahkan, di dalam PMK diatur juga jadwal pembayaran tunjangan guru untuk tahun anggaran 2014. “Untuk triwulan kedua dibayar paling lambat akhir minggu ke-4 bulan Juni, triwulan ketiga paling lambat bulan September, dan triwulan keempat paling lambat bulan November”. (Blog Pak Ronny Guru SD)

Senin, 31 Maret 2014

Manfaat Daun Sukun Untuk Kesehatan

. Daun Sukun sukun belakangan mulai banyak di manfaatkan untuk kesehatan tubuh manusia, oleh karenanya pada kesempatan kali ini saya mencoba membagikan artikel Manfaat Daun Sukun, akan tetapi banyak juga pakar pengobatan Tradisional yang meragukan akan ke efektifan dari daun sukun ini, Namun masyarakat membuktikan dengan banyaknya yang tersembuhkan dengan memanfaatkan daun sukun ini. Khasiat Daun sukun memang harus di manfaatkan dengan benar jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal.
Membuat ginjal sehat
Daun sukun juga dapat dijadikan alternatif untuk menyelamatkan ginjal yang sakit. Caranya cukup mudah dan yang pasti di iringi dengan kedisiplinan dalam mengkonsumsinya. Rebusan daun sukun yang rutin diminum mampu menyelamatkan ginjalnya dan menjamin rutinitas hariannya tetap berjalan.

1. Untuk pengobatan penyakit jantung
Daun sukun juga bisa untuk mengobati penyakit jantung. Karena daun sukun cocok untuk menjaga kesehatan pembuluh darah maupun jantung. Caranya dengan memanfaatkan satu lembar daun sukun tua yang masih menempel di pohon. Daun sukun tua mempunyai kadar zat kimia maksimal.

2. Sebagai penurun kolesterol
Selain menjaga kesehatan jantung dan ginjal, daun sukun juga mampu menurunkan kadar kolesterol.

3. Sebagai antikanker
Selain melindungi jantung, daun sukun terbukti mencegah inflamasi atau peradangan. Berbagai sumber menyebutkan tentang khasiat daun sukun sebagai antiinflamasi. Dalam riset itu membuat semua tikus mengalami oedema atau peningkatan cairan di interstisial.

Cara Membuat Obat Sakit Jantung Dengan Daun Sukun :

  1. Petik 1 lembar daun sukun yang tua.
  2. Cuci bersih dan jemur sampai kering.
  3. Rebus dengan 5 gelas air.
  4. Setelah mendidih tambahkan air lagi sampai jumlahnya kurang lebih 5 gelas.
  5. Angkat dan dinginkan. Minum rebus air sukun ini secara rutin, dan rasakan bedanya setelah minum selama 1 bulan.
Cara Mengobati Penyakit Liver Dengan Daun Sukun :
  1. Petiklah beberapa lembar daun sukun yang sudah tua, lalu cuci hingga bersih.
  2. Setelah itu Anda rebus dengan air secukupnya sampai berwarna merah tua.
  3. Bila sudah dingin, minumlah airnya. Lakukan setiap hari 2 kali, yaitu tiap pagi dan sore dengan dosis sekali minum 1 gelas.
Cukup banyak bukan manfaat dari Daun sukun ini, maka dari itu manfaatkan sebaik-baiknya dan semoga saja bisa berguna buat anda yang sedang membutukan, dan jika anda merasa terbantu dengan adanya artikel ini, maka kami meminta anda untuk membagikan artikel blog Kesehatan di Google Plus atau juga Facebook, terima kasih. Baca Juga Artikel Sebelumnya Manfaat Protein

Selasa, 25 Maret 2014

Para Guru Diminta Segera Verifikasi Data Dapodik

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meminta para guru untuk segera melakukan verifikasi data pokok pendidikan (dapodik) agar bisa mendapatkan Surat Keputusan (SK) Penerima Tunjangan Profesi. Hal ini disampaikan oleh Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) Ditjen Dikdas Kemdikbud, Sumarna Surapranata.

"Sebab ada guru yang belum terdaftar di rombongan belajar atau mengajar tidak linier dengan sertifikat," kata Surapranata kutip dari Republika (22/03/2014)


Kemendikbud memberikan waktu tiga bulan kepada guru untuk melakukan verifikasi data mereka di dapodik. Waktu yang diberikan Maret sampai Juni 2014. Data dapodik inilah yang dijadikan dasar Kemendikbud untuk mengeluarkan SK Penerima Tunjangan Profesi, baik untuk guru PNS Daerah (PNSD) maupun non-PNS.


Pembayaran tunjangan guru bagi guru yang telah memiliki sertifikat pendidik ini berdasarkan SK Penerima Tunjangan Profesi. Agar dapat diterbitkan SK Penerima Tunjangan Profesi, guru harus memenuhi jumlah jam mengajar 24 per minggu dan mengajar sesuai dengan sertifikasinya.


Pranata juga mengatakan faktor lain yang menyebabkan tidak bisa diterbitkannya SK Penerima Tunjangan Profesi antara lain telah pensiun, meninggal dunia, beralih menjadi pejabat struktural atau jabatan non-guru, dan tidak terdaftar di rombongan belajar. Selain itu, guru tidak tetap (GTT) juga tidak bisa mendapatkan SK tersebut. 



Semoga Bermanfaat.

Minggu, 09 Februari 2014

Menciptakan Proses Belajar Yang Efektif

Pada jenjang pendidikan anak usia dini adalah masa keemasan bagi anak yang sangat mempengaruhi masa depan anak, apabila kita dapat memberikan nutrisi otak yang cukup dan seimbang kita dapat dengan mudah memantai perkembangan anak untuk lebih mengarahkan di bidang keahlian anak. Belajar melalui eksperimen lebih efektif & bermakna dibanding hanya teori. Menciptakan proses belajar yang efektif dan bermakna bagi anak tidaklah sulit. Kuncinya adalah kegiatan belajar itu disesuaikan dengan karakter dan perkembangan anak. Untuk anak usia sekolah dasar (SD), berikut adalah aneka cara belajar efektif dan bermakna bagi anak yang paudalqudsiah.blogspot.com kutip dari Kompas (4/2/2014), cara belajar ini harus kita ketahui dan pahami.

Memberikan contoh nyata

Cara belajar efektif yang paling awal dikenal manusia adalah meniru. Anak akan melakukan pengamatan pada sesuatu yang menarik. Lalu mereka mulai belajar menirukan apa telah dilihatnya. Untuk itulah orang tua dan guru harus memberikan contoh nyata bagi anak. Apa yang kita katakan dan lakukan di depan anak akan membentuk pikirannya.

Lingkungan dan televisi juga sangat memberikan pengaruh yang kuat pada anak. Oleh sebab itu berikan anak lingkungan serta tontonan yang baik. Dengan begitu, cara belajar anak tidak hanya efektif, tapi juga positif bagi tumbuh kembangnya. Orangtua memiliki peran penting. Sebab, orangtua adalah contoh pertama dan utama bagi anak.

Manfaat cara belajar ini bagi anak antara lain; anak memiliki pondasi belajar yang baik melalui meniru sesuatu yang baik. Sehingga perilaku sosial yang baik menjadi berkembang. Contohnya dengan melihat dan meniru saat orangtua membantu orang yang kesusahan, anak pun belajar mengembangkan kepekaan sosial.

Belajar melalui Eksperimen

Anak senang mengeksplorasi setiap hal yang ada di sekitarnya. Cara belajar yang efektif bagi anak yaitu dengan bereksperimen serta bereksplorasi. Contohnya anak diajak berekplorasi warna; putih dengan merah dicampur lalu akan melahirkan warna pink.

Manfaat cara belajar dengan eksperimen bagi anak, mereka mengalami langsung. Dengan begitu apa yang mereka pelajari, amati, eksplorasi akan lebih bermakna, dibandingkan dengan belajar dari membaca atau mendengar. Cara belajar ini anak akan mendapat jawaban langsung dari rasa ingin tahunya.

Cara belajar melalui eksperimen memerlukan pengarahan orangtua dan guru suapaya anak tidak belajar atau mencoba hal yang salah. Cara belajar melalui mencoba dan mengalami sesuatu ini mengajarkan anak untuk belajar menikmati proses. Sehingga kreativitas dan rasa ingin tahunya menjadi lebih berkembang.

Belajar dengan terintegrasi

Otak seorang anak kelas rendah SD berkembang, terbentuklah sambungan-sambungan baru di dalam otaknya yang didasari proses belajar dan pengalaman sebelumnya. Hal ini terjadi karena anak sudah mampu menggabungkan yang sudah mereka pelajari dengan mengikuti contoh yang mereka pelajari lewat eksperimen dan eksplorasi untuk membentuk informasi baru.

Itulah proses cara belajar efektif terjadi pada anak. Mereka mulai menggunakan apa yang sudah dipelajari untuk membuat generalisasi. Tingkat pemahaman yang baru ini lalu dialihkan, dimanfaatkan dalam situasi baru, lalu digunakan untuk memecahkan masalah baru.

Orangtua dan guru harus mendorong dan memberikan umpan balik yang positif pada anak. Perhatikan apa yang mereka lakukan dan dengarkan, serta apa yang mereka katakan. Jangan sesekali mengabaikan atau tidak merespons dengan baik semua pertanyaannya ataupun tanggapannya tentang sesuatu hal.

Guru Profesional Diganjar Gelar Gr

JAKARTA - Ada-ada saja upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk mengatrol profesionalisme guru. Paling anyar, mereka memberikan gelar Gr kepada guru-guru yang sudah profesional. Peletakan gelar atau title Gr itu di belakang nama lengkap guru bersangkutan. Contohnya jika ada guru yang bernama Ahmad Budi SPd, setelah dicap menjadi guru profesional maka nama langkapnya menjadi Ahmad Budi Gr SPd. Aturan baru ini tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 87 Tahun 2013 tentang Program Pendidikan Profesi Guru Prajabatan (PPG). Gelar atau sebutan profesional tadi diberikan kepada lulusan program PPG. Program ini dijalankan oleh Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Di akhir masa studi, pihak LPTK berwenang mengeluarkan sertifikat profesi guru. Lama studi di PPG ini dihitung berdasarkan beban belajar sesuai dengan jenjang pendidikan yang akan diajar peserta PPG. Rinciannya adalah, beban belajar untuk calon guru TK/sederajat bagi lulusan S1 PGTK atau PGPAUD adalah 18 sampai 20 SKS (satuan kredit semester). Sedangkan bagi peserta PPG dengan ijazah selain S1/D-IV Kependidikan PGTK atau PGPAUD, beban belajarnya ditetapkan sebanyak 36 hingga 40 SKS. Kemudian untuk calon guru SD/sederajat dengan ijazah S1 PGSD beban belajarnya dipatok 18 " 20 SKS. Sedangkan untuk peserta PPG dengan ijazah S1/D-IV Kependidikan selain PGSD, beban belajarnya dinaikkan menjadi 36 - 40 SKS. Bagi calon guru jenjang SMP/sederajat atau SMA/sederajat dengan ijazah baik yang berijazah S1/D-IV Kependidikan maupun S1/D-IV nonkependidikan, beban belajarnya ditetapkan 40 SKS. Sementara terkait dengan lama studinya, tidak diatur dalam Permendikbud ini. Aturan lebih detail nanti dibahas bersama dengan LPTK atau kampus pelaksana program PPG. Salah satu kampus LPTK adalah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Rektor UNY Rohmat Wahab mengatakan masih asing dengan istilah atau gelar Gr bagi guru profesional itu. "Kok aneh dan terdengar lucu. Nantinya ditaruh di depan atau belakang nama?" katanya. Rohmat mengakui belum membaca Permendikbud yang terbaru itu. Rohmat mengatakan jika gelar itu ditempatkan di belakang nama, maka akan bergandeng dengan gelar akademik seperti SPd (sarjana pendidikan) atau SPdI (sarjana pendidikan agama Islam). "Terus jika dia mengajar fisika, apakah nanti juga anak ditambai gelar spesialis fisikan," paparnya lantas tertawa. Dia mengatakan aturan baru itu belum disosialisasikan ke mahasiswanya ataupun para guru. Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo menyambut baik pemberian gelar Gr kepada guru profesional itu. Dia menduga gelar itu ditetapkan Kemendikbud, karena ingin mencontoh sistem profesi di kalangan dokter. "Dokter yang baru lulus sarjana, kan belum bergelar dr. Baru setelah mengikuti program profesi, mendapatkan gelar dr dan bisa berpraktek," paparnya. Sulistyo berharap Kemendikbud tidak setengah-setengah dalam mencontoh atau menerapkan sistem profesi dari kalangan dokter. "Jangan hanya simbolis memberikan gelar Gr saja," ujar pria yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Provinsi Jawa Tengah itu. Menurut Sulistyo, Kemendikbud harus konsisten menjalankan sistem keprofesian seperti di kalangan dokter. Baik itu terkait dengan pelatihan atau pembinaan keprofesionalan, penetapan standar penghasilan yang layak, hingga keberadaan organisasi profesi. Sulistyo mencontohkan di kalangan dokter, sistem organisasi profesinya berjalan tertib dengan menginduk di Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Sedangkan di kalangan guru, Kemendikbud sampai sekarang belum menetapkan secara hukum organisasi profesi guru di Indonesia ini. Sementara itu di jajaran Kemendikbud, informasi gelar baru untuk para guru ini belum meluas. Wamendikbud Bidang Pendidikan Musliar Kasim mengatakan, masih mengetahui detail tentang aturan ini. "Saya belum ikut bahas itu (Permendikbud 87/2013, red)," katanya. (wan)

Selasa, 04 Februari 2014

Informasi Tentang Tunjangan Profesi Guru 2014

Khusus untuk Direktorat P2TK Dikdas memverifikasi kelayakan calon penerima tunjangan profesi lulusan tahun 2007 sampai dengan 2012 maupun lulusan tahun 2013 (beban mengajar 24 jam, rasio siswa guru, masa kerja, golongan, dan gaji pokok) secara digital sebelum SKTP diterbitkan.

Sebelum penerbitan SKTP, guru dapat melihat kelengkapan data dan/atau persyaratan untuk menerima tunjangan profesi pada situs www.kemdikbud.go.id dan akan dikirim melalui email, untuk melengkapi jika ada persyaratan yang kurang melalui sistem dapodik di sekolah masing-masing.

Bagi guru yang SKnya belum terbit karena datanya belum memenuhi persyaratan, akan diterbitkan jika guru tersebut memenuhi syarat berdasarkan hasil pengecekan Dapodik yang datanya sudah diperbaiki oleh guru yang bersangkutan melalui operator sekolah paling lambat triwulan ke dua.

Kamis, 30 Januari 2014

Tugas Yang Harus Dilasanakan Oleh OPS

Betapa Sangat-Sangat Pentingnya Seorang Operator Sekolah sehingga Para Petinggi Kementrian mewanti-wanti dan berpesan kepada para Kepala Sekolah, Guru, dan tentunya kepada OPS... Inilah Pesan-pesan petinggi di kementrian (diambil dari berbagai sumber): DENGAN SUKSESNYA DAPODIK, MAKA TERBITLAH SK TUNJANGAN-TUNJANGAN. Untuk Guru dan Operator Sekolah: ‪#‎Direktur‬ Pembinaan PTK Dikdas Kemdikbud, Sumarna Surapranata, Ph.D mengatakan, "data guru yang mendapatkan tunjangan diambil dari Dapodik. Bagi guru bekerjasamalah dengan operator sekolah, berikan kesempatan kepada operator untuk bekerja dan hargailah hasil jerih payahnya. Kepada para operator sekolah, bekerjalah dengan baik, teliti, sabar dan ikhlas, yakinlah bahwa pekerjaan anda tidak sia-sia, dan pengalaman adalah guru yang terbaik, jika kita bekerja dengan ikhlas maka segala pekerjaan akan menjadi terasa mudah dan ringan, dan orang lainpun akan menghargainya dan mengingat jasa kita. Suksesnya Dapodik adalah kesuksesan bersama. Mohon maaf jika ada kekeliruan. Terimakasih, dan salam persahabatan..(dikutip dari http://dikdas.kemdikbud.go.id/). Untuk Kepala Sekolah: ‪#‎Pak‬ Supriyatno:" berharap kepala sekolah memberi perhatian lebih kepada operator karena tugas mereka lumayan berat. “Sekolah-sekolah yang perhatian terhadap operatornya, operatornya bekerja dengan tenang. Semua variabel datanya dilengkapi" Secara teknis, kepala sekolah mengumpulkan instrumen pendataan terkait siswa, guru, dan sekolah. Data tersebut kemudian diserahkan kepada operator yang bertugas mengunggah data ke sistem Dapodik. Dari mekanisme itu, Supriyatno menilai, tidak lengkapnya data yang diunggah ke sistem Dapodik merupakan tanggung jawab kepala sekolah. “Mereka tidak aware terhadap pentingnya data harus lengkap, wajar, dan benar,” tegasnya. mudah-mudahan Postingan ini bisa merubah paradigma para Guru, Kepala Sekolah, dalam memandang seorang OPS yang merupakan NYAWAnya SEKOLAH... Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar - Kemdikbud dikdas.kemdikbud.go.idTugas Berat Operator Sekolah Yang hrs Dikerjakan

Sabtu, 25 Januari 2014

Latihan Upacara Bendera dengan Babinsa Desa Sukorejo Gondanglegi

Babinsa  Desa  Sukorejo Gondanglegi MALANG   Serda  Supeno  memimpin kegiatan Kedisiplinan diri melalui  kegiatan latihan upacara bendera  pada hari Sabtu tanggal 25 Januari 2014 di SDN Sukorejo 1 Gondanglegi . 
Babinsa Desa Sukorejo selaku pelatih, juga menyampaikan materi tentang “kedisiplinan diri  melalui Upacara Bendera  di Sekolah ini diharapkan Siswa-siswi terlatih dalam hal kedisiplinan  dan khususnya dalam kegiatan baris berbaris yang selama ini kurang terbina dengan baik”. Lebih lanjut Babinsa juga menyampaikan bahwa “Melatih Kedisiplinan Siswa-siswi tidaklah mudah apalagi dalam hal  baris berbaris perlu keterampilan khusus dan ahli dibidangnya untuk itu amatlah tepat kegiatan latihan yang dilaksanakan oleh  siswa siswi SDN Sukorejo 1.
Dengan adanya kegiatan ini Siswa-siswi dibekali ilmu pengetahuan tentang PBB yang dapat mereka terapkan pada saat Upacara Bendera yang rutin dilaksanakan setiap hari senin pagi.  Dari latihan  ini siswa-siswi belajar bagaimana melakukan kerja sama dalam baris berbaris, menyiapkan fisik mereka agar selalu siap dilapangan untuk upacara Bendera .Dalam kegiatan ini siswa siswa SDN Sukorejo 1 sangat antusias dalam mengikuti latihan yang diselenggarakan oleh sekolah. Latihan pemantapan upacara bendera ini dimulai jam 9.30 sampai dengan jam 11.00.

Minggu, 05 Januari 2014

Libur Akhir Tahun 2013 di Air Tejun Coban Pelangi, di Kec. Poncokusumo Malang

Apakah anda menyukai tempat yang sejuk dan asri untuk mengisi waktu liburan? Mungkin anda bisa rekreasi ke wisata air terjun yang bernama Coban Pelangi yang terletak di Kec Poncokusumo Kab. Malang.
Dalam arti bahasa jawa air terjun disebut coban, jadi untuk nama asli tempat ini oleh warga telah dinamakan Coban Pelangi. Dinamakan pelangi, karena jika cuaca sedang cerah dan tidak mendung sekitar jam 10.00 WIB. Matahari akan memancarkan sinarnya pada percikan air yang jatuh kebawah, pada saat itu terjadilah garis-garis berwarna-warni yang disebut pelangi.
Untuk letaknya, Coban Pelangi tersebut terletak diujung timur kabupaten Malang, untuk lebih tepatnya lagi terletak di Kecamatan Poncokusumo. Jika ditempuh dari pusat kota Malang, jaraknya kurang lebih 32 km serta dikelilingi oleh panorama perkebunan yang nampak hijau dan subur. Beberapa rumah disana juga ada yang menyisakan halamanya untuk ditanami bawang, tomat, kubis dan apel.
Makin dekat dengan destinasi wisata, maka akan lebih banyak lagi apel yang bergelantungan di halaman rumah warga. Seolah-olah tanaman ini hanya sebagai hiasan saja bukan tanaman produktif yang menjadi andalan warga. Untuk menuju wisata ini, jika dari arah kota anda harus mengambil arah menuju bandara Abdurahman Saleh, kemudian lurus sampai didesa Gubuk Klakah. Biasanya jalan ini dilalui para pendaki Gunung Semeru atau Gunung Bromo. Kawasan tersebut memang sudah dekat dengan kawasan Hutan Lindung Bromo Tengger Semeru.
Dari Gubuk Klakah tersebut jalanan terus menanjak hingga dengan kiriman sampai 40 derajat celcius. Hingga akhirnya akan tiba sendiri diobyek wisata air terjun tersebut. Sepanjang perjalanan nanti anda akan mersakan hawa dingin serta pemandangan yang asri dan alami. Jika ingin berwisata ke Air Terjun Coban Pelangi sebaiknya diwaktu musim kemarau agar tidak diserang oleh hawa dingin yang menusuk tulang.
Di dekat obyek wisata tersebut juga sudah ada fasilitas penginapan, yang tentunya dengan harga yang terjangkau. Tapi jangan kaget, untuk fasilitasnya juga sangat sederhana dan sangat terbatas sekali sesuai dengan lingkungan yang masih bernuansa pedesaan. Untuk bisa masuk ke tempat ini pengunjung harus membeli tiket dengan harga Rp 7500, jika diwaktu liburan dan hari raya harga tiket bisa lebih mahal.

Sabtu, 14 Desember 2013

Peran Operator Dapodik Sekolah

Operator Dapodik adalah orang yang bertugas sebagai tenaga untuk memasukkan data ke dalam aplikasi yang tersedia berdasarkan sumber data. Tugas operator hanya peng-input data dan bukan perancang, pengolah data (kecuali operator oleh kepala sekolah). Setelah peng-input-an data, operator melakukan tugas meng-upload ke server kemdiknas sebagai pusat data.
Akan tetapi sistem aplikasi pendataan sekolah yang ternyata masih jauh dari kesempurnaan, menjadi problema bagi operator dapodik. Sosialisasi teknis aplikasi pendataan yang tidak merata menyebabkan beberapa operator kesulitan memasukkan data dengan benar. Koneksi internet yang kadang terganggu, serta server pusat yang terkadang trouble, membuat operator semakin sulit melaksanakan tugasnya.
Saat ini, dapodik yang dilakukan secara online telah digunakan sebagai dasar Tunjangan Profesi Guru dan hasilnya masih banyak PTK yang kecewa dengan tidak terbitnya SKTP (SK Dirjen) untuk mencairkan tunjangan sertifikasi guru. Dengan tidak terbitnya SKTP, operator Dapodik dituding sebagai biang keladi. Benarkah demikian? Jawabannya bisa YA atau TIDAK.
Kesalahan utama yang disebabkan oleh operator dapodik sekolah adalah tidak meng-update data terbaru, sedangkan sistem membaca data terbaru. Kesalahan lain adalah pengisian data yang salah. Operator adalah manusia yang tidak lepas dari kesalahan, seperti penulisan nama, tanggal lahir, NUPTK, dan identitas lain yang salah.
Terkadang, ada juga seorang operator dapodik yang bekerja dengan setengah hati, entah keterpaksaan atau “ongkos” tenaga yang tidak sesuai, akhirnya melakukan entry data terkesan asal-asalan, tidak tahu benar atau salah. Celakanya, kepala sekolah atau PTK lain tidak perduli atau mengecek ulang.
Jika operator telah bekerja dengan baik dan meng-input data sesuai dengan data yang ada, namun data Dapodik pusat tidak sesuai, bisa disebabkan oleh sistem itu sendiri. Mengingat aplikasi data sekolah menggunakan sistem online, dukungan server yang tidak stabil dapat menggagalkan proses upload data, artinya data yang dikirim tidak diterima secara utuh. Hal ini bisa menimbulkan ketidak singkronnya  antara data yang diupoad dengan versi cetaknya. Dan ini dapat dijadikan senjata oleh PTK untuk menyalahkan operator dapodik sekolah.
Selain itu, kesadaran  pentingnya dapodik masih dianggap remeh oleh PTK. Hal ini dibuktikan dengan pengisian data yang kurang sempurna dan terkesan seadanya. Meski beberapa kali operator dapodik sekolah agar meng-update data atau jika ada perubahan tentang identitas PTK dan sekolah, tindaklanjutnya sangat lambat. Jika sudah begini, apakah operator disalahkan?

Menjadi operator dapodik sekolah, gampang-gampang susah. Cukup berbekal dapat mengoperasikan komputer, tinggal memasukkan data yang telah dibuat oleh PTK ke dalam aplikasi pendataan kemudian kirim ke server pusat. Susahnya, jika ada kesalahan operator yang jadi sasaran, entah apa sebabnya. Padahal, jika dapodik online terus diberlakukan, makin berat tugas dan tanggung jawab operator.

Selasa, 10 Desember 2013

999 Buku Perpustakaan dari Salam Beta Jogjakarta

Sukorejo Malang - Mendukung dan membantu proses belajar dan mengajar di SDN Sukorejo Gondanglegi Malang, Salam Beta  Jogjakarta   memberikan bantuan berupa 999 buku-buku perpustakaan Sekolah . 
Kepala Sekolah Nunuk Windrati SPd, Senin (09/12/2013) kemarin mengatakan kegiatan belajar yang efektif selalu diperlukan media atau alat bantu pembelajaran. Media ini sering diartikan sebagai alat penolong dalam kegiatan belajar mengajar dan biasanya meliputi orang, bahan, peralatan atau kegiatan yang menciptakan kondisi guna memungkinkan peserta didik memperoleh pengalaman belajar, pengetahuan, spritualitas, moralitas, sikap dan keterampilan.
“Salah satu media pembelajaran yang merupakan kebutuhan mendasar bagi sebuah lembaga pendidikan adalah buku-buku pelajaran dan buku pegangan guru, maka hal ini menjadi kebutuhan bagi SDN Sukorejo 1 Gondanglegi Malang,” ujarnya.
Penyerahan bantuan buku-buku tersebut dilakukan dengan cara pengiriman lewat jasa titipan Kilat melalui Jasa Kereta Api yang pengambilannya dilakukan di Stasiun Kereta Api kota Baru Malang yang diambil sendiri oleh Kepala Sekolah SDN Sukorejo 1 Gondanglegi Malang  Nunuk Windrati SPd yang didampingi oleh Staf Dinas Pendidikan dari IT Kec. Gondanglegi
Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan Penandatangan Berita Acara Serah Terima Barang oleh pihak Kereta Api kota Baru Malang dan pihak sekolah. Pada Kesempatan itu juga Kepala SDN Sukorejo 1 Gondanglegi , menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dari Salam Beta yang telah  memberikan bantuan buku perpustakaan Sekolah  SDN Sukorejo 1,mudah mudahan buku tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi anak didik kami ,khususnya SDN Sukorejo 1 dan bantuannya demi meningkatkan Pembangunan Pendidikan  di SDN Sukorejo 1 Gondanglegi Kabupaten Malang. (by. pakndul)
Berikut daftar buku yang diterima dari Salam Beta Jogjakarta :
Pengkajian Puisi
GMU Press
Rahmad Djoko Pradopo
Problematika Remaja dan Pemecahannya
Angkasa
Sofyan Wilis
Sejarah Hukum
Refika Aditama
John Glissen
Asal-usul Manusia dalam Polemik
Yogyakarta Offset

Biografi KH. Ahmad Dahlan
Garasi
Adi Nugroho
Spiral Kekerasan
Insist + Pustaka Pelajar
Camara
Selamat Jalan, Tuan Presiden
Bentang

Luc dan Aku
Gramedia
Francis Chalifar
Scorpio Time
Grasindo
Sasya Fitria
Kau yang Kudambakan
Sinar Matahari
Della Amanda
Oh NO!
Katakita
Inneke Basuki
Ratu the Memories and Jakarta
Castle Book
Erie Novico
Mates, Dates, and Chocolate Cheats
Gramedia
Cathy Hopkins
in the name of(f) Love
Chibi Publishing

Laskar Pelangi
Bentang
Andrea Hirata
Haru No Tabi
Diva Press
Ghyna Amanda Putri
Ayat-ayat Cinta
Republika
Habiburahman El-Shirazi
Ayat-ayat Cinta
Republika
Habiburahman El-Shirazi
Iqra’! Berjalanlah Terus dan Berusahalah untuk Tidak Tersesat
Diva Press
Reza Nuva
Dua Perempuan
Navila
Mahmoud Taymour
Pernikahan Tuan Mensen yang Mengejutkan
Kreativa

Pesona Pertama
Aries Lima
H.B Supiyo
Winter in Tokyo
Gramedia
Ilana Tan
Hot Chocolate
MedPress
Kinoysan
In the Miso Soup
Trans Media
Ryu Murakami
One Night Stand
Jendela Budaya & Pustaka Pelajar
Rosa Liksom, terj. Landung S
Simple Past Present Love
Gramedia
Thia Kyu Ori
Six Month to Live
Mara Pustaka
Daniel Hallock
Pengantin Bom
Liberplus
Sidiq Jatmiko
Kumpulan Cerita Hantu Nusantara Paling Serang
Araska
Adji Brotoseno
Sang Jelata
Grasindo
Hermawan Aksan
Miss J: Mungkinkah Jerawat Membawa Cinta
Tanda Baca
Oke Riska
Just For Girls
Grasindo
Sanny
The Long Journey
Hi-fest Publishing
Tanya Wu
Youth Adagio
Lingukata
Alberta Natasha Aji
One Meaning Thousand Ways I Love You
Bintang Belia
Ardelia Karisa
Cinta Pertama
Gagas Media
Oke Sepatu Merah
My BB Girl Friend
I Publisher
Agnes Davonar
asrama Putri
Bigraf Pubishing
Dewi Lingga Sari
Granada (Genosida Kebudayaan di Andalusia)
Buku Mutu
Ratwa Ashour
Gadis Penggembala Itik & Orag Tua Asuh
Rian Utama
A.S Abdullah
Kembang Jepun
Gramedia
Remy Silado
Beragaam Perspektif Ilmu Komunikasi
Kencana
Hasrullah, MA
The Bad Begining (Mula Mala Petaka)
Gramedia
Lemony Snicket
Does My Head Look Big in This? (Memanngnya Kenapa Kalau Ak Pakai Jolbab
Gramedia
Randa Abdel Fatah
Bara!
Dari! Mizan
Fahri Asiza
The Power of Kentut
Rahat Book
Ber- Zuber
Cinta dan Persahabatan Sejati
Amara Book
Alfred B Jogoena
Cinta Buat Fay
Izzan Pustaka
Muhammad Reza
Makhluk Penghuni Reruntuhan
Delphi
Margareth Oliphant
Walking to Wonderland
Gramedia
 Barbara Cartland
To Be Lovely Wife
Diamond
Teguh Suryaninglangit
Hayya ‘Alaa Shalaah
Indiva
Muh. Mu’innudillah
Psikologi Pendidikan
UNY Press
Sugihartono, dkk
Kasidah-kasidah Cinta
Diva Press
Muh. Muhidin
Cinta? Katakan saja
Era Adicitra
Rianna Wati
Berguru pada Anjing
Galang Press
Marhaeni Eva
Negeri Lima Menara
Gramedia
A. Fuadi
Hafalan Sholat Delisa
Republika
Tere Liye
5 CM
Grasindo
Donny Dirgantara
Laskar Pelangi
Bentang
Andrea Hirata
Istana Pasir
Kunci Ilmu
Dewi Lingga Sari
Jalan yang Kupilih
Cerpen Islami
Khopsah
Surga Cinta Vanessa
Pustaka Rama
Miftahul Asror M
Senja di Uenokoen
Gema Insani
Rahmadiyanti
Senja di Uenokoen
Gema Insani
Rahmadiyanti
Kidung Kupu-kupu Putih
Mizan
ElSyifa
Extra Ketawa ABG
MedPress

Kereta Hantu Manggarai
Gagas Media
Billy Homarto
Senja di Himalaya
Hikmah
Keran de Sai
Wonder Boy
cable book
Yuanithe, dkk
Jejak Langkah Menembus Awan
Zeto
Edelweis Almira
Dokter Muda Serba Salah
Bukune
Raditya Dika
Bule Juga Manusia
Bukune
Raditya Dika
Casuarina
Yayasan Ayah Bunda Cintaku
Asri Probosinta
A Russian Affair
Byzantium
Anton Cekhov
Tentang Cerita Anak
Pustaka Pelajar
Sugihastuti
My Friend, My Dream
Gramedia
Ken Terate
Marshmallow Coklat
Gramedia
Ken Terate
Burung-Burung Manyar
Djambatan
Mangun Wijaya
Atap
Grasindo
Fira Basuki
Reuni Tsunami
Grasindo
Ita Sembiring
Al-Exo
Pintu
Mustofa W. Hasyim
Pelabuhan Tak Bertepi
Navila
Husein Mu’nis
Book Party Love
Wahyu Media
Sinta & Jojo
The Long Journey
Hi-fest Publishing
Tanya Wu
Love You Even More
MedPress
Petronella Putri
Putri Tidur
Gema Insani
Samsa Hawa
8,9, 10 Udah Belum?
Gramedia
Sorentia Dermawan
Simple Past Present Love
Gramedia
Thia Kyu Ori
Satria November
Gramedia
Nia Arjat
Princess on the Brink
Gramedia
Mac Cabott
Katakan Cinta dengan Warna
Gramedia
Primadona Angela
Lima Negeri Bahlul
Rumah Ide
Hendra V. Ejay
Kimi Jo Boku
MedPress
Tufatun Nadhifah
Cinta Berbunga di Lovina
Penerbit Pinus
Sunaryono
Perjuanganku Melawan Kanker
BIP
Katekar
Manusia Setengah Salmon
Gagas Media
Raditya Dika
Ranting Sakura
Idea
Maria Botliok
Di atas 28
Grasindo
Cyntia Surentu
Between Idol, Hate & Love
Araska
Han Hiojo
Spring of Love
Katakita
Daheva
Puding Saus Karamel
Palem
Amelika Enevel
Oteba
Gramedia
Marga T
Cerita Isabel
Galeri Biasa
Nana Teja
Two Years Holiday
Elex Media Komputindo
Jules Verne
Lupus “Berantem Gaya Baru”
Gramedia
Hilman & Boim
Joni Garang, Friday the 13th
Gramedia
Yudhistira ANM
Lupus “Sexy Six”
Gramedia
Hilman & Boim
Awas Cowok Bandel
Vania
Agness Jesica
Pacar ke-13
Media Kita
Lina Nurfalah
Cinta Brontosaurus
Gagas Media
Raditya Dika
Cinta Brontosaurus
Gagas Media
Raditya Dika
Cinta Brontosaurus
Gagas Media
Raditya Dika
Cinta Brontosaurus
Gagas Media
Raditya Dika
Nasionalisme dan Kebangkitan Ekonomi
Inside Press
Supriyatno
Warriors Women
Deston Book
Johana Linsey
Galau Putri Calon Arang
Gramedia
Fami Syahrin
Proyek 404
Cupid Media Grup
Yoana Dianika
Alamo
Narasi
Lontindle
Be Positive, Be Happy
Gema Insani
Iwan Januar
Daeng Sakura
Diva Press
Agus Sunyoto
Tatang Orang Tua dan Pergaulan
Pustaka Remaja
Sanggar Talenta
Kidung Kembara
Gema Insani
Pipit Senja
Kiss of the Night
Deston Book
Sherrilyn Kanyon
Bintang di Langit Baiturrahman
Gema Insani
FLP Aceh
Kekasih Rembulan
Gema Insani
Fahri Asiza
Mirror
Gagas Media
FX. Rudi Gunawan
Nightmare Side
Bukune
Rasmus, Deki Dimas, Vivi
Heart
Gagas Media
Ninit Yunita
Ei Tu Ze
Gagas Media
Danni Yunus
Bayangan Bidadari
Mizan
Nurul F. Huda
Cinta Orang Gedongan
Diadit Media
K. Usman
Radikus Makan Kakus
Gagas Media
Raditya Dika
James Bond, Adeknya
Gramedia
Rudiyant
The Screaming Skull
Dellphi
Prancis Marion Crawford
Aku Bisa
RAS
H. Yulikus Partono M.Kom

 

Tags

Tari Merak dlm acara perpisahan klas 6 th 2009/2010

Tari Merak dlm acara perpisahan klas 6 th 2009/2010

Followers

Site Info

Jln Pahlawan No 2 Sukorejo Gondanglegi Malang Jatim
Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template Vector by DaPino