SDN Sukorejo 01 Gondanglegi, bertekad ikut mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana tujuan negara Indonesia!

Sabtu, 29 Mei 2010

Arema Main di Jakarta Melawan Persija Karyawisata SDN Sukorejo 1 mundur 1 minggu

Karya wisata SDN Sukorejo 1 Gondanglegi yang sedianya dilaksanakan tanggal 28 s/d 30 Mei 2010 dengan terpaksa mundur 1 minggu . Dikarenakan bahwa semua PO Bus Pariwisata yang akan di Carter oleh SD Sukorejo 1 sudah diboking oleh pendukung / sporter Aremania .PO Bus yang biasa dipergunakan antara lain PO Bus Barokah Kediri , PO Bus Perdana Tulungagung ,PO Bus Sinar Baru Blitar . Pada tanggal tersebut sudah di boking oleh pendukung Arema yang ada di kota kota tersebut
Contoh saja PO Bus Pariwisata Perdana Tulungagung mengangkut sporter Arema Tulungagung dengan 10 Bus . PO Bus Barokah Kediri juga demikian juga mengangkut sporter arema yang ada di Kediri .
Dengan terpaksa dan Demi AREMA akhirnya Karya Wisata SDN Sukorejo 1 Gondanglegi Malang di tunda keberangkatanya tanggal 4 s/ 6 Mei 2010 Adapun Tujuan Karya Wisata tersebut adalah Ziarah Makam Wali 8 dan Candi Borobudur , Kraton Jogjakarta , serta Candi Prambanan yang ada di Jawa Tengah. Mudah mudahan keberangkatan Keluarga SDN Sukorejo 1 berjalan Lancar dan pulang kembali dengan selamat Aminnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn????????

Rabu, 19 Mei 2010

Kiat Menjadi Guru Berprestasi

Pada umumnya hanya dengan mempelajari petunjuk teknis Pemilihan Guru Berprestasi kita sudah mendapatkan gambaran bagaimana cara dan mekanisme pemilihan guru berprestasi baik di tingkat kecamatan maupun di tingkat berikutnya. Namun petunjuk teknis tersebut biasanya sampai ke tingkat kecamatan(guru) satu bulan bahkan kurang sebelum hari “H” pelaksanaan lomba. Pertanyaannya: mampukah para guru terpilih nanti mempersiapkan segala macam persyaratan lomba (Portofolio, Penelitian Tindakan Kelas, karya inovatif, presentasi PTK) dalam waktu kurang dari satu bulan? Berangkat dari pertanyaan tersebut penulis ingin berbagi pengalaman persiapan apa saja dan bagaimana kiat-kiatnya agar terpilih menjadi guru berprestasi.Hal-hal yang harus dipersiapkan lebih awal antara lain :
1). Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
Langkah bijak adalah membuat PTK jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan Lomba, atau paling tidak 3 bulan sebelumnya. Hal ini agar PTK yang Bapak/Ibu Guru buat dapat sempurna dan tidak membuat pusing kepala/jadi pemikiran kita, karena tidak selesai-selesai juga karena sering diubah-ubah melulu. Jadi, pembuatan PTK semakin cepat akan semakin baik tentunya. Jangan lupa PTK yang sudah selesai dibuat disyahkan oleh Kepala Sekolah dan diketahui oleh Kepala UPT masing-masing. Bagaimana cara pembuatan PTK yang sesuai prosedur, silakan lihat artikel saya berjudul ” Rambu-rambu Penulisan PTK”
Masalah yang akan diangkat dalam Penelitian Tindakan Kelas adalah materi pembelajaran di kelas Bapak/Ibu guru yang menemui kendala, tingkat urgensinya tinggi, atau ingin diketahui tingkat efektifitas suatu metode, model atau media pembelajaran.
Kiat : Agar nilai pembuatan PTK dapat maksimal, Bapak/Ibu guru sebaiknya mempelajari dahulu cara, metode dan prosedur pembuatan PTK. Bapak ibu guru bisa juga membeli buku pembuatan PTK di toko, atau meminjam teman guru/peserta yang pernah maju lomba tapi bukan untuk meniru/menjiplak, tetapi hanya sekedar melihat kerangka, cara penulisan dan pemilihan materi saja lalu Bapak/Ibu guru membuat PTK dengan cara dan prosedur yang hampir sama tetapi dengan materi/metode yang berbeda. Lebih bagus lagi jika merupakan penemuan baru, jadi bukan materi yang berkisar itu-itu saja.
2). Presentasi PTK/Karya Inovatif ( Tes Unjuk Kerja)
Nah, setelah PTK selesai Bapak/Ibu Guru calon peserta guru berprestasi segera membuat bahan presentasi. Biasanya menggunakan Microsoft Powerpoint 2003. Apabila menggunakan Powerpoint 2007 juga bisa tapi lebih pengalaman saya lebih enjoy/nyaman pembuatan dan pemakaian powerpoint 2003 karena penggunaan animasinya lengkap dan lebih mudah dan praktis. Bahan presentasi tidak perlu terlalu panjang dan mendetail, tetapi secara garis besar saja. Hal ini karena waktu presentasi biasanya dibatasi hanya sekitar 10 sampai 15 menit saja. Bahan presentasi ditampilkan yang pokok-pokok saja tetapi sudah bisa menggambarkan isi dari keseluruhan PTK/Karya inovatif yang Bapak/Ibu guru buat.
Kiat :
a). Langkah awal yang bijak adalah segera mempelajari bagaimana menggunakan Microsoft Powerpoint 2003. Semakin lama memakai dan berlatih maka akan semakin mahir dan luwes (agar tidak kaku/canggung). Akan menjadi bahan “guyon” nantinya jika peserta tidak menguasai penggunaan laptop dan powerpoint.
b). Saat lomba seluruh peserta mempersiapkan seluruh materi presentasi beserta alat-alatnya secara mandiri tanpa bantuan orang lain. Hal ini karena ada penilaian tentang “penggunaan media.”Jadi ketika akan presentasi peserta wajib merangkai, membuat koneksi Laptop dan LCD proyektor secara mandiri. Jika peserta gagal membuat koneksi dan LCD proyektor sehingga tidak bisa menampilkan gambar/display, maka peserta mempresentasikan PTK/Karya Inovasinya tanpa menggunakan LCD proyektor tetapi dilakukan secara manual/ceramah biasa. Hal ini tentu saja mengurangi penilaian. Selain justru mempersulit peserta dalam mempresentasikan. Sudah capek-capek membuat persiapan matang di rumah akhirnya gagal ditampilkan secara maksimal gara-gara koneksi laptop dan lcd proyektor terhambat. Sayang kan? Maka di rumah berlatihlah merangkai koneksi antara laptop dan lcd proyektor terutama hubungan kabel-kabelnya, jangan sampai salah jalur.
c). Susunan presentasi yang runtut secara garis besar adalah :
• Pendahuluan/latar belakang pemilihan judul.
• Landasan Teori/pengajuan hipotesis.
• Metodologi Penelitian.
• Hasil Penelitian dan pembahasan.
• Penutup/kesimpulan.
d). Buatlah materi presentasi yang sudah jadi dalam bentuk CD. Namun jika tidak memungkinkan bisa disimpan di laptop Bapak/Ibu Guru. Namun Jangan lupa membuat salinan/copyannya ke flashdisc. Hal ini untuk menjaga kemungkinan rusak/corrupt bahan presentasi karena salah pengoperasian atau karena virus computer.
e). Karena PTK yang dibuat benar-benar asli hasil pemikiran Bapak/Ibu Guru, maka usahakan saat presentasi sebisa mungkin menjawab pertanyaan dewan juri secara cepat, tepat dan proporsional sesuai dengan isi PTK. Jawaban yang ragu-ragu akan menimbulkan berbagai pertanyaan susulan dan ketidakpercayaan dewan yuri.
f). Karena waktunya terbatas, maka usahakan menggunakan bahasa yang efektif, singkat namun padat. Usahakan hindari pengulangan dan kata-kata yang tidak perlu.
3). Portofolio
Pembuatan portofolio pemilihan guru berprestasi seperti pembuatan portofolio sertifikasi. Boleh tidak sama, tetapi secara garis besar memang hampir sama. Prosedur dan cara pembuatan portofolio biasanya terlampir dalam juknis pemilihan guru berprestasi. Jika tidak ada Bapak/Ibu Guru bisa pinjam berkas/arsip portofolio teman guru yang sudah sertifikasi. Tinggal isinya disesuaikan dengan kondisi/data Bapak/Ibu Guru sendiri. Pembuatan portofolio usahakan dibuat sendiri agar datanya lebih akurat.
Kiat :
a). Agar nilai portofolio bisa maksimal, usahakan semua SK, ijazah, sertifikat, piagam dan tanda penghargaan semuanya sejak menjadi guru dapat tercantum di dalam portofolio.
b). Agar tidak didiskualifikasi, jangan pernah mencoba menggunakan piagam atau sertifikat palsu. Biarlah sertifikat apa adanya seperti sekarang ini saja. Itu sudah lebih dari cukup.
4). Tes tertulis
Tes tertulis dilaksanakan untuk penilaian unsur kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian dan kompetensi profesional. Dilaksanakan secara terpisah/sendiri-sendiri. Bentuk soal terdiri atas : Pilihan ganda (a,b,c,d dan e), jawaban singkan dan uraian/essay.
Kiat :
a). Agar nilai kompetensi pedagogik bisa maksimal, maka Bapak/Ibu Guru wajib menguasai semua unsur-unsur kompetensi pedagogik ( lihat artikel saya: menjadi guru berprestasi).
b). Tes kompetensi pedagogik dapat pula berupa soal uraian/essay. Soalnya paling cuma 10 butir, namun jawabannya bisa sampai 2 halaman folio bolak-balik. Agar memudahkan juri dalam menilai, usahakan tulisan rapi dan jelas terbaca.
c). Tes kompetensi Kepribadian berupa soal pilihan ganda (pilihan a,b,c,d dan e) sejumlah 150 butir soal dikerjakan dalam waktu 60 menit. Jika waktu habis, petugas akan mengambil lembar jawaban peserta walaupun soal belum dikerjakan semua, tanpa pandang bulu. Untuk itu usahakan menjawab dengan cepat dan akurat. Hindari mengulangi membaca soal karena akan buang-buang waktu saja. Hindari bertanya pada peserta lain. Selain gengsi juga karena waktu akan terbuang percuma, rugi kan?
d). Tes Profesional dapat berupa tes number, atau tes numeric tergantung panitia. Bisa juga tes skolastic, psikotes, menggambar dan sebagainya. Maaf penulis tidak dapat menyebutkan lebih rinci lagi karena terikat kode etik (rahasia).
5). Karya Tulis
Karya tulis di sini adalah hasil karya tulis dalam bentuk artikel pendidikan yang dimuat di media cetak/majalah baik berskala regional maupun nasional. Misalnya membuat artikel pendidikan di majalah “Derap Guru, koran Suara Merdeka, Wawasan” dan sebagainya.
Kiat :
a). Agar nilainya bisa maksimal usahakan Bapak/Ibu Guru membuat artikel pendidikan di berbagai media cetak dan tidak hanya sekali. Usahakan pula menulis di media cetak yang sudah mempunyai ISSN. Jika kesulitan maka Bapak/Ibu Guru bisa berlatih menulis dengan membuat blog lewat internet (seperti saya…hehehe).
b). Jangan lupa Majalah yang memuat hasil karya tulis Bapak/Ibu guru difotocopy dan disahkan Kepala Sekolah. Cukup artikelnya saja.

6). Tes Wawancara
Tes wawancara meliputi kompetensi sosial, kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian dan kompetensi profesional. Soal setiap juri berbeda-beda tergantung kebutuhan, pada umumnya hanya 2 sampai 3 soal. Juri mempunyai kewenangan seluas-luasnya untuk mengembangkan pertanyaan dan tidak dapat diganggu gugat.
Kiat:
a). Agar nilai wawancara dapat maksimal usahakan dapat menjawab semua pertanyaan juri dengan kalimat efektif secara tepat akurat dan logis. Jawaban yang terlalu panjang dan bertele-tele pada umumnya kurang disukai dan kadang malah menyulitkan diri sendiri.
b). Usahakan jawaban dalam wawancara apa adanya dan pencerminan hati dari Pemikiran murni Bapak/Ibu guru. Seandainya melatih siswa dan meraih juara, maka dewan juri tidak segan-segan menyuruh mendemonstrasikan kemampuan Bapak/Ibu guru dalam melatih siswa tersebut. Jika dirasa kurang pas, maka bisa diartikan Bapak/Ibu guru melakukan rekayasa dan manipulasi. Sebaiknya hindari itu. Guru berprestasi tidak diukur dari intelektualnya saja, namun sikap dan kepribadian yang santun, jujur dan berbudipekerti luhurlah yang menjadi acuannya.
7). Persiapan Alat
Pada saat hari “H” pemilihan guru berprestasi kelengkapan alat sangat membantu kinerja peserta guru berprestasi. Perlengkapan yang kurang akan mempengaruhi cara kerja, waktu dan tenaga. Sehingga pemanfaatan waktu menjadi kurang efektif dan efisien. Perlengkapan apa sajakah yang harus dipersiapkan?
a). Laptop dan flashdisc (penyimpan data)
Dalam pemilihan guru berprestasi pengadaan laptop mutlak diperlukan. Panitia biasanya hanya menyediakan lcd proyektor, peserta membawa laptop sendiri-sendiri. Flashdisc merupakan media penyimpanan data sebagai cadangan dan trafel data. Ukuran 1 Gygabyte sudah mencukupi.
Kiat :
Jika memungkinkan Bapak/Ibu guru bisa meminjam laptop ke teman/kenalan. Tetapi jika kesulitan maka membeli sendiri merupakan suatu tindakan profesional. Laptop secon/bekas pun bolehlah yang penting masih normal. Jika kesulitan memilih laptop karena belum berpengalam maka ajaklah orang/teman yang sudah berpengalaman. Nanti ditraktir ayam goreng pasti amat senang hatinya…dan merekatkan pertemanan…..hehehe.
b). Jangan lupa membawa alat tulis menulis seperti ballpoint, pensil, penggaris, busur, penghapus/tipe ex, dan sebagainya. Usahakan jangan sampai meminjam peserta lain pada saat tes karena akan mengganggu kinerja dan konsentrasi diri sendiri dan peserta lain.
Pemilihan Guru Berprestasi menciptakan figur guru profesional dan bermartabat.
Demikianlah yang dapat saya sampaikan, bukan karena ingin menggurui tetapi ingin sedikit berbagi. Mudah-mudahan niat saya untuk berbagi ini membawa manfaat bagi Bapak/Ibu guru semua. Pertanyaan, komentar, kritik dan saran membangun amat membantu saya.Terimakasih.
Majulah pendidikan Indonesia!
Dikutip dari: Rachmad Widodo SPd Magelang Jateng

Sabtu, 15 Mei 2010

Menyongsong Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2010 di Diknas Gondanglegi Malang .


Hari Anak Nasional, telah ditetapkan tanggal 23 Juli sebagai Hari Anak Nasional (HAN). Peringatan HAN diselenggarakan setiap tahun sejak 1986 sampai sekarang.
Untuk penyelenggaraan peringatan HAN tahun 2010, Kementerian Pendidikan Nasional Repubik Indonesia telah ditunjuk sebagai Koordinator Penyelenggaraan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2010 sesuai dengan Surat Nomor: B.22/MENKO/KESRA/II/2009 tanggal 2 Februari 2009 tentang Penunjukan Penyelenggara (HAN) Tahun 2010.
Tujuan Peringatan Hari Anak Nasional
Pertimbangan peringatan HAN diselenggarakan setiap tahun adalah untuk:
1. meningkatkan peran serta masyarakat dan swasta bersama dengan Pemerintah dalam menyelenggarakan upaya pembinaan dan pengembangan anak secara berkesinambungan. Upaya tersebut ditujukan untuk memenuhi hak-hak anak, mewujudkan tingkat kesejahteraan anak, dan memberikan perlindungan yang setinggi-tingginya bagi anak sebagai generasi penerus cita-cita bangsa.
2. meningkatkan kesadaran pemerintah, masyarakat, orang tua dan segenap komponen bangsa untuk memenuhi hak-hak anak berdasarkan Child Rights, dan menghindarkan anak-anak dari: abuse (penyalahgunaan, perlakuan kejam, penyiksaan), neglect (melalaikan), eksploitasi, kekerasan terhadap anak, diskriminasi, drugs (pemakaian obat-obatan terlarang), pornografi, dll.
3. menunjukkan kepada seluruh rakyat Indonesia dan dunia internasional (minimal pada tingkat Asia Pasifik) bahwa kita mendukung hak-hak anak dan melakukan upaya kesejahteraan anak.
Tujuan Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2010
Tujuan umum diselenggarakannya peringatan HAN 2010 adalah untuk meningkatkan komitmen semua pihak dan menyebarluaskan informasi tentang pentingnya hak-hak anak utamanya hak untuk memperoleh pendidikan, pengasuhan, perlindungan, perawatan kesehatan dan gizi bagi anak kepada para pengambil kebijakan, orang tua dan masyarakat umum.
Tema Hari Anak Nasional 2010
Tema sentral yang diusung dalam Peringatan HAN 2010 adalah "Anak Indonesia Belajar Untuk Masa Depan". Dengan Sub Tema: "Kami Anak Indonesia, Jujur, Berakhlak Mulia, Sehat, Cerdas dan Berprestasi".
Acara puncak Peringatan HAN 2010 jatuh pada tanggal 23 Juli 2010, namun sehubungan hari H jatuh bertepatan hari Jumat maka telah diusulkan untuk peringatan puncak HAN 2010 pada tanggal 24 Juli 2010. Sedangkan tempat pelaksanaan puncak HAN 2010 akan ditetapkan dalam waktu dekat oleh Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia.

Senin, 10 Mei 2010

SERBA SERBI UAS-BN SD/MI Th 2009/2010 di Kec.Gondanglegi Kab.Malang

@ Di Sebuah SD agak pinggir kota Kecamatan Gondanglegi dalam pelaksanaan UAS-BN 2009/2010 ,juga melaksanakan UAS-BN Maklum UAS-BN pelaksanaannya memang secara Nasional dan wajib diikuti oleh semua lembaga baik negeri maupun swasta ( SD/MI ) .Jauh - jauh hari sebelum pelaksanaan UAS-BN Kepala Sekolah sudah berpesan kepada semua pengawas dari lembaga sekolah masing masing.agar dalam mengawasi pelaksanaan UAS BN 2009/2010 datangnya jangan sampai terlambat LHOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO ?
Apa yang terjadi namanya saja manusia, masih ada saja yang terlambat dengan alasan tetek dan bengeh yang anaknya rewel, sepeda motornya mogoh ,kendaraan umum macet dan lain sebagainya .Alhamdullillah dalam pelaksanaan UAS-BN di Kec. Gondanglegi umumnya lancaaaaaaaaar ,amannnnnnnnnnnnnnn dan terkendali tidak terjadi suatu gejolah yang tidak diinginkan. Harapan mudah- mudahan nilai anak –anak baik dan memuaskan Amiiiiiiiiiiiiiinnnnnnnnnnnnnn!

@. Di sebuah lembaga sekolah SD di Kec. Gondanglegi yang ditunggui oleh beberapa pengawas UAS-BN 2009/2010 maklum ruangannya banyak sekali memang murid yang ujian terdiri dari beberapa kelas.
Apa yang terjadi ada suatu peristiwa kecil yang sangat mengherankan sekali. Di suatu ruangan ada pengawas yang berwajah angker dan kelihatannya ditakuti oleh peserta Ujian. Peserta Ujian sudah di pesan jangan macam macam yaaaaaaaaaaa. Misalnya nyontek ,lerik sana lerik sini dan lain sebagainya.
Ada salah satu murid perempuan sebut saja namanya Ririn ( nama samaran ) Anak tersebut sangat ketakutan sekali dengan pesan yang disampaikan oleh pengawas Ujian tersebut. Akhirnya anak tersebut pamit ke kamar kecil untuk pipis lah dan tak lama lagi ke kamar kecil lagi sampai berkali kali yang perutnya yang mules .Untuk yang kesekian kalinya kamar kecil ditunggu sampai beberapa lama tidak kunjung kembali.ke ruangan. Pengawas Ujian sudah mulai kebingungan kok lama tdk kembali ke ruang ujian akhirnya ditunggu beberapa saat.hampir 15 menit.
Apa gerangan yang terjadi .tidak taunya anak tersebut buang hajat besar lamaaaaaaaaaaaaaaa sekaliiiiiiii katanya sampai bedegelen ( Bahasa Jawa ) EEEEEEEEEEEE rupanya dasar takut dengan Pengawas Ujian .Sejak sat itulah menjadi bahan tertawaan teman-temannya dasar anak setiap hari sering beol di sekolah alasan sajaaaaaaaa!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

@.Sebagai panitia peyelenggara terutama bagian seksi konsumsi katanya datang nya wehhhhhhhhhh tambah lebih pagi sampai sampai di sekolah pagi sendiri takut kalau pengawas datang belum ada minuman kan malu pak ???????????
Pokoknya yang penting tamu kan harus dihormati . dan pulangnyapun juga harus paling akhir sendiri maklum seksi sibuk harus demikian . Seandainya ini bukan tugas negara woooooooo katanya tidak mau Yang penting saya sebagai seksi konsumsi saya iklas lhoooooooooooooo mudah mudahan tuhan memberi balasan Amiiiiiinnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn?

Jumat, 07 Mei 2010

GURU KREATIF ???

Kalau dipikir-pikir siapa sebenarnya guru yang lebih pintar ? Coba kita lihat dan bandingkan sama-sama. Di Sekolah Negeri favorit pasti mendapat siswa yang sudah terseleksi, jadi otomatis siswa yang didapatkan pasti pintar (diatas rata-rata) dikarenakan mereka membatasi penerimaan. Sedangkan yang tidak favorit pasti mendapat siswa sisa, otomatis mereka dibawah rata-rata.

Mari kita coba mengajar dikelas sekolah favorit... guru nggak terlalu dipusingkan masalah sikap dan Sumber Daya Manusia siswa, karena mereka pilihan jadi pasti oke, guru hanya dituntut lebih kreatif. Ketika menyampaikan materipun siswa pasti dengan cepat mengerti (sebagian besar kan les.../ prifat Jadi begitu saja yang dihadapi guru di sekolah favorit. Sekarang masuk di sekolah tak favorit (atau pelosok), guru masuk saja siswa masih ramai, ketika disuruh diam masih ada saja yang omong sendiri, dan ketika dijelaskan materi mereka sangat sulit menerima. Kadang masuk telinga kiri keluar langsung telinga kanan. Guru tidak hanya harus kreatif tapi harus benar-benar bisa menguasai kelas.

Jadi wajar saja output yang dihasilkan lebih mudah sekolah favorit. Input baik output jelas baik, sedangkan kalau input jelek outputnya.... baik / sedang / tetep jelek.... Jadi guru sekolah yang tidak favorit merupakan pejuang murni pendidikan, walau pada dasarnya semua guru memang memberikan pendidikan. Berkat guru yang mengabdi disekolah swasta ataupun sekolah tak favoritlah pendidikan di negara terus berjalan, Pemerintah perhatikanlah nasib mereka

Selasa, 04 Mei 2010

STANDART KELULUSAN UASBN SD

Hari ini adalah hari pertama pelaksanaan UASBN tingkat SD/MI. UASBN ini menurut rencana dilaksanakan selama 3 hari, meliputi 3 mata pelajaran, yaitu; Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. Pengawas kegiatan UASBN ini dilaksanakan dengan sistim silang. Ini diharapkan dapat meminimalisasi kecurangan-kecurangan hasil UASBN. Karena nilai UASBN sebagian besar masih digunakan untuk saringan masuk SMP/M.Ts. Negeri.

Standar kelulusan ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN) sekolah dasar (SD), masih ditentukan sekolah masing-masing. Hingga kini belum ada keputusan baru dari pemerintah untuk menetapkan standar ujian secara nasional, melainkan diserahkan keputusannya kepada masing-masing SD.

Meski pelaksanaan UASBN SD penilaiannya dilakukan oleh sekolah masing-masing, naskah soal tetap berada di bawah kendali Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan Pemerintah Pusat. Bahkan, pemeriksaannya juga dilakukan secara terpusat karena standar soalnya juga bersifat nasional. Nantinya, panitia pusat akan mengembalikan hasil pemeriksaan kepada panitia ujian di sekolah masing-masing, karena sekolah penentu lulus atau tidaknya siswa mereka.

Penentuan kelulusan siswa, biasanya diputuskan melalui rapat dewan guru dengan mempertimbangkan nilai minimum setiap mata pelajaran yang diujikan, seperti Matematika, Bahasa Indonesia, dan IPA. Selain itu, kelulusan UASBN juga digunakan sebagai salah satu pertimbangan penentuan kelulusan dari sekolah atau madrasah.

Diakui, standart kelulusan yang diserahkan kepada masing-masing sekolah akan memunculkan standar nilai yang berbeda-beda antar sekolah. Kewenangan masing-masing sekolah menentukan kelulusan siswa memang akan memunculkan standar nilai kelulusan yang berbeda-beda. Namun, kualitas siswa tetap akan menjadi pertimbangan kelulusan. Minimal, para siswa yang ingin lulus memiliki standar nilai kelulusan lebih dari 5,5 ini didasarkan pada standart kelulusan SMP/SMA.



Mencuci Tangan Bersama Sedunia



SD Sukorejo 1 merupakan salah satu dari SD di Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang yang sangat peduli dengan kesehatan. Hal ini terbukti ketika diadakannya kegiatan CUCI TANGAN BERSAMA LIFEBUOY. Produk perusahaan sabun terkenal di Indonesia(Unilever).
Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Dinas Pendidikan Kabupaten Malang dengan Lifebuoy dan Televisi Lokal Jawa Timur antara lain JTV , Batu Televisi ,Malang TV Acara ini diselenggarakan dalam rangka HARI CUCI TANGAN BERSAMA SEDUNIA yang diselenggarakan pada hari Kamis tanggal 15 Oktober 2009 dan disiarkan secara langsung oleh TV Lokal Jawa Timur JTV dan Malang TV. Kegiatan tersebut diikuti Oleh murid SD Negeri dan Madrasah Ibtidaiyah se Malang Selatan yang dipusatkan di Stadion Kanjuruhan Kepanjen
Kegiatan tersebut diikuti tidak kurang dari 10.000 murid Anak-anak beserta para guru sangat antusias mengikuti acara tersebut Kegiatan ini sangat positif karena berkaitan dengan kesehatan kita semua. Dengan mencuci tangan menggunakan sabun setiap hari setelah melakukan kegiatan, diharapkan terhindar dari berbagai macam penyakitHarapan para guru kegiatan ini akan menjadi menu setiap hari untuk menjadikan pembiasaan para murid SD Sukorejo 1 Gondanglegi khususnya dan Kabupaten Malang pada umumnya

Minggu, 02 Mei 2010

Istighotsah Menjelang UAS-BN di SDN Sukorejo 1 Gondanglegi

Sabtu ,1 Mei 2010 Menjelang pelaksanaan Ujian Akhir Nasional Bersandart Nasional (UAS - BN), 4s/d 6 Mei 2010, para murid, orang tua murid dan dewan guru bertempat di Aula gedung SDN Sukorejo 1 Gondanglegi mengadakan kegiatan Istighotsah rutin dalam rangka menyongsong UAS-BN 2009/2010 yang diharapkan dapat menghilangkan kecemasan dalam menghadapi UAS-BN .

Tapi ada yang khas di lingkungan sekolah di Kecamatan Gondanglegi Kab. Malang , yang basis utama warga Nadhliyin, para pemeluk Islam yang identik dengan jamaah Nahdlatul Ulama .

Mereka ( SDNmenggelar istighotsah atau doa bersama-sama di sekolah. Ini bukan saja dilakukan satu atau dua sekolah tapi sudah menjadi seperti tren baru sekolah sekolah di Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang .

Misalnya, SDN Sukorejo 1 Gondanglegi Kabupaten Malang menggelar istighotsah rutin setiap hari Jum,at sore sesudah sholat Azar seacara bergiliran di rumah wali murid kelas VI sampai dengan selesai

Istighotsah serupa juga dilakukan murid Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Gondanglegi.Adapun waktu dan pelaksanaannya berbeda pula Mereka meminta agar dapat menyelesaikan soal soal UNAS dengan lancar,nilai yang memuaskan dan tentu saja lulus 100 persen.

Pada saat istghosah dimulai, seluruh siswa yang semula nampak tenang menjadi terlihat mencekam saat lampu di halaman sekolah dipadamkan. Suasana sekolah semakin hening. Di sela-sela pembacaan doa, terdengar suara tangisan beberapa siswa.

“Belajar dan doa sudah kami lakukan, tinggal kekuasaan Allah yang belum kami ketahui. Yang jelas akan kami terus berdoa dan belajar di rumah,” kata salah seorang murid kepada temannya
Kepala SDN Sukorejo1 Bapak. Taman BA, mengatakan, kegiatan doa bersama atau istighotsah ini untuk memberikan semangat kepada peserta didiknya. “Kalau hasil try out yang kami lakukan, ya ada yang lulus dan tidak lulus. Tapi kami terus berupaya agar semua siswa kami lulus semuaanya,” jelas TAMAN BA.

 

Tari Merak dlm acara perpisahan klas 6 th 2009/2010

Tari Merak dlm acara perpisahan klas 6 th 2009/2010

Followers

Site Info

Jln Pahlawan No 2 Sukorejo Gondanglegi Malang Jatim
Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template Vector by DaPino